Hari Ini, Rupiah Berhasil Pulang ke Zona Hijau
Senin, 19 September 2016 - 17:17 WIB
Hari Ini, Rupiah Berhasil Pulang ke Zona Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada penutupan Senin (19/9/2016) berhasil naik ke zona hijau. Mata uang Garuda menguat tipis 3 poin atau 0,02% ke Rp13.152/USD.
Sebelumnya, pagi tadi, rupiah dibuka lesu yaitu turun 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.163/USD. Sepanjang hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.135-Rp13.178/USD.
Melansir Yahoo Finance, Senin (19/9), rupiah berakhir stagnan di level Rp13.155/USD. Hari ini, rupiah dibuka di level Rp13.154/USD. Dan sepanjang Senin diperdagangkan di kisaran Rp13.125-Rp13.165/USD.
Data Sindonews yang bersumber dari Limas, Senin (19/9), rupiah ditutup Rp13.156/USD. Adapun data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah hari ini dipatok Rp13.164/USD. Alias terdepresiasi 0,25% atau 33 poin dari posisi Rp13.131/USD pada akhir pekan lalu.
Rencana rapat The Fed dan Bank of Japan (BoJ) pada esok hari, memuat pasar dan investor bersikap wait and see. Melansir CNBC, Senin (19/9), indeks USD pada penutupan hari ini ditarik mundur terhadap sekeranjang mata uang dunia. Greenback diperdagangkan pada 95,902 per 03:08 HK/SIN, sedikit lebih rendah dari sesi sebelumnya, 96,055.
“Posisi dolar terkait dengan pedagang yang memposisikan diri menjelang pertemuan The Fed,” ujar Alex Wijaya, seorang pedagang senior di CMC Markets.
Sementara itu, yen Jepang sedikit menguat terhadap USD, diperdagangkan pada 102,06, dibandingkan sebelumnya di 102,28. Pasangan mata uang akan diawasi ketat menjelang keputusan Fed dan BOJ. Di tempat lain, dolar Australia diperdagangkan pada $0,7534, dibandingkan dengan penutupan terakhirnya di $0,7488.
Sebelumnya, pagi tadi, rupiah dibuka lesu yaitu turun 8 poin atau 0,06% ke level Rp13.163/USD. Sepanjang hari ini, rupiah bergerak di kisaran Rp13.135-Rp13.178/USD.
Melansir Yahoo Finance, Senin (19/9), rupiah berakhir stagnan di level Rp13.155/USD. Hari ini, rupiah dibuka di level Rp13.154/USD. Dan sepanjang Senin diperdagangkan di kisaran Rp13.125-Rp13.165/USD.
Data Sindonews yang bersumber dari Limas, Senin (19/9), rupiah ditutup Rp13.156/USD. Adapun data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah hari ini dipatok Rp13.164/USD. Alias terdepresiasi 0,25% atau 33 poin dari posisi Rp13.131/USD pada akhir pekan lalu.
Rencana rapat The Fed dan Bank of Japan (BoJ) pada esok hari, memuat pasar dan investor bersikap wait and see. Melansir CNBC, Senin (19/9), indeks USD pada penutupan hari ini ditarik mundur terhadap sekeranjang mata uang dunia. Greenback diperdagangkan pada 95,902 per 03:08 HK/SIN, sedikit lebih rendah dari sesi sebelumnya, 96,055.
“Posisi dolar terkait dengan pedagang yang memposisikan diri menjelang pertemuan The Fed,” ujar Alex Wijaya, seorang pedagang senior di CMC Markets.
Sementara itu, yen Jepang sedikit menguat terhadap USD, diperdagangkan pada 102,06, dibandingkan sebelumnya di 102,28. Pasangan mata uang akan diawasi ketat menjelang keputusan Fed dan BOJ. Di tempat lain, dolar Australia diperdagangkan pada $0,7534, dibandingkan dengan penutupan terakhirnya di $0,7488.
(ven)