Masalah Logistik, Barang RI Ditimbun di Singapura dan Malaysia

Jum'at, 23 September 2016 - 16:18 WIB
Masalah Logistik, Barang...
Masalah Logistik, Barang RI Ditimbun di Singapura dan Malaysia
A A A
CIKARANG - Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea Cukai mengungkapkan, masalah logistik nasional terjadi akibat penimbunan barang di luar negeri. Salah satunya di Singapura sebagai tempat transit sebelum masuk ke Indonesia.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bea Cukai Heru Pambudi mengatakan, pengusaha juga menimbun barangnya di Malaysia. Dua negara ini jadi tempat sandaran barang yang harusnya masuk ke Indonesia selama bertahun-tahun.

"Dipusatkan di dua tempat di Singapura dan Portland Malaysia selama bertahun tahun. Barang baku, barang penolong, barang modal banyak di sana," ujarnya di Cikarang, Jawa Barat, Jumat (23/9/2016).

Dia menjelaskan, solusi untuk mengatasi masalah tersebut yakni dengan adanya Pusat Logistik Berikat (PLB). Sehingga, tidak ada lagi pengusaha yang menimbun barangnya di luar negeri.

"Pusat Logistik Berikat Cikarang Dry Port ini sudah diinisiasi tiga tahun lalu. Bea Cukai dapat tantangan, salah satunya biaya logistik nasional terletak di biaya penimbunan," kata Heru.

Menurutnya, Indonesia merupakan setengah dari pasar di Asia Tenggara (ASEAN). Karena itu, sangat disayangkan jika biaya logistik di dalam negeri lebih mahal dibanding di luar negeri yang mengakibatkan beberapa produk andalan seperti kapas disimpan di Malaysia.

"Indonesia market separuh penduduk ASEAN, kita dalam pertumbuhan relatif bagus. Kapas ini ditimbun di Portland, kalau buat baju ditarik dari sana shipment per shipment, beli dari suplier dari Asia, Amerika sudah dalam partai besar, ini biaya produksi kita mahal," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kamrussamad Dorong Kinerja...
Kamrussamad Dorong Kinerja Bea Cukai untuk Kualitas Bisnis Logistik
Direkomendasi Bea Cukai,...
Direkomendasi Bea Cukai, Lazada Indonesia Raih WCO Certificate of Merit 2021
Bea Cukai Terima Pengajuan...
Bea Cukai Terima Pengajuan TPS Online PT Angkasa Pura Logistik Yogyakarta
Dukungan 15 K/L Percepat...
Dukungan 15 K/L Percepat Pembangunan Sistem Logistik Nasional yang Efisien
Jelang Idulfitri 2026,...
Jelang Idulfitri 2026, Dirjen Bea Cukai Tinjau Kesiapan Arus Barang di Tanjung Priok
Pemerintah Resmi Menaikkan...
Pemerintah Resmi Menaikkan Cukai Rokok 10 Persen untuk Tahun Depan
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
1 jam yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
2 jam yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
2 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
4 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
5 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
6 jam yang lalu
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved