Transaksi Agen Laku Pandai BRI Kanwil Yogyakarta Tembus 3,6 juta Kali

Minggu, 25 September 2016 - 19:20 WIB
Transaksi Agen Laku...
Transaksi Agen Laku Pandai BRI Kanwil Yogyakarta Tembus 3,6 juta Kali
A A A
YOGYAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Wilayah Yogyakarta terus berusaha meningkatkan jumlah agen Brilink (agen laku pandai). Meski berusaha meningkatkan kuantitas, tetap terkadang ada penurunan jumlah agen laku pandai seiring dengan penurunan kinerja masing-masing agen tersebut.

Staf E-Banking BRI Kanwil Yogyakarta, Ricky Januar Jati mengungkapkan, hingga bulan Agustus di DIY telah mencapai 1.095 agen Brilink. Dari jumlah tersebut memang hasilnya cukup menggembirakan karena transaksi transaksinya mencapai 266.963 kali. Sementara secara keseluruhan, Kanwil BRI Yogyakarta telah memiliki 6.255 agen dengan jumlah transaksi menembus 3,6 juta kali.

"Untuk jumlah laku pandai memang fluktuatif,"tuturnya saat sosialisasi produk jasa keuangan bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di depan awak media Minggu (25/9/2016).

Ricky mengungkapkan, untuk menjadi agen Brilink, memang harus memenuhi beberapa persyaratan. Minimal harus menjadi nasabah BRI dengan saldo mengendap di tabungan paling sedikit Rp 3 juta. Namun bagi debitur atau penerima kredit dari BRI yang menginginkan agen laku pandai bisa syarat saldo mengendap Rp 3 juta di tabungan tidak berlaku.

Selain itu, calon agen Brilink (laku pandai) harus memiliki lokasi usaha yang tetap alias tidak berpindah-pindah. Karena lokasi usaha tersebut akan dijadikan sebagai kantor dari agen Brilink tersebut. Agen Brilink ini akan menyediakan layanan jasa keuangan dan kerjasama lain dengan sarana IT karena mereka akan difasilitasi alat Elektronik Data Capture (EDC).

Setiap agen dalam tiga bulan harus mencatatkan transaksi, jika tidak maka di bulan keempat alat EDC akan ditarik dan status agen Brilink akan dibekukan. Namun jika mencatatkan transaksi, pihaknya menargetkan minimal harus ada transaksi setiap bulan sekitar 200 kali. Target tersebut ditetapkan di bulan keempat. Jika tidak mencapai target transaksi maka akan dikenai sanksi denda Rp 1.000 dikalikan dengan kekurangan transaksi dari target.

Agen laku pandai akan diberi kewenangan melayani transaksi produk seperti tabungan, cicilan kredit, pembelian pulsa baik handphone maupun listrik, pembayaran tagihan listrik, cicilan FIF dan juga transaksi lain hingga tarik tunai. Sementara layanan kredit mikro maka agen hanya merekomendasikan saja dan langsung meneruskan nasabah ke mantri BRI.

Ricky menambahkan, keuntungan dari agen Brilink adalah mendapatkan fee dari setiap transaksi di mana fee yang diterapkan dalam transaksi dibagi 50% dengan BRI. Selain itu, agen laku pandai juga bisa menerapkan besaran fee tersendiri kepada nasabah di luar fee transaksi resmi dari BRI. Agen laku pandai juga akan mendapat fasilitas co-branding lapak mereka.

"Transaksinya macam-macam. Bahkan ada satu agen laku pandai yang mencapai transaksi Rp 8 miliar,"paparnya.

Pimpinan Wilayah BRI Yogyakarta, Widodo Januarso mengungkapkan, kinerja agen laku pandai dari bulan Januari - Juli memang fluktuatif ada kenaikan dan penurunan. Untuk saat ini, setidaknya ada 3.744 desa yang terjangkau dari agen laku pandai di kanwil Yogyakarta.

"Transaksi terjadi peningkatan di akhir 2015 sebanyak 302.478 dan di akhir Juli 526.675 khusus DIY,"paparnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bank BRI Tebar Dividen...
Bank BRI Tebar Dividen Jumbo Rp26,4 Triliun dari Laba Bersih 2021
BRI Luncurkan Logo HUT...
BRI Luncurkan Logo HUT ke-130, Angkat Tema Satu Bank Untuk Semua
BRI Micro & SME Index...
BRI Micro & SME Index Jadi Acuan Pengembangan UMKM di Indonesia
Pemerintah Target Bank...
Pemerintah Target Bank Syariah Indonesia Tbk Masuk Top 10 Dunia
Perubahan Direksi Bank...
Perubahan Direksi Bank BRI Disambut Baik, Ada Semangat Perubahan Baru
Bank BRI Punya Corporate...
Bank BRI Punya Corporate Secretary Baru, Aestika Oryza Gunarto Gantikan Amam
Berita Terkini
Dasco: InsyaAllah Pemadaman...
Dasco: InsyaAllah Pemadaman Listrik Tak Terjadi Lagi Pekan Ini
22 menit yang lalu
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
36 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Khitanan...
Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026, Langkah Riil Peduli Sesama Berbasis ESG
1 jam yang lalu
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
1 jam yang lalu
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
2 jam yang lalu
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Nilai Rerata...
Daftar Nilai Rerata TKA 2025 Tiap Provinsi, Yogyakarta Tertinggi untuk Skor Matematika
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved