Rupiah Akhir Pekan Dibuka Loyo Hampir Tembus Rp13.000/USD

Jum'at, 30 September 2016 - 10:14 WIB
Rupiah Akhir Pekan Dibuka...
Rupiah Akhir Pekan Dibuka Loyo Hampir Tembus Rp13.000/USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka makin melemah, bahkan hampir tembus level Rp13.000/USD. Pelemahan ini di tengah menguatnya yen terhadap USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp12.998/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp12.952/USD.

Menurut data Yahoo Finance, rupiah dibuka di level Rp12.970/USD dengan kisaran harian Rp12.950-Rp13.007/USD. Namun, pada pukul pukul 10.00 WIB posisi rupiah terlihat semakin melemah hingga di posisi Rp12.995/USD dibanding penutupan kemarin di level Rp12.970/USD.

Data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah juga melemah ke level Rp12.997/USD dibanding penutupan kemarin di posisi Rp12.977/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada pembukaan hari ini berada pada level Rp12.988/USD. Nilai tersebut melemah dari posisi kemarin di level Rp12.972/USD, namun pada pukul 10.000 WIB rupiah berada di level Rp12.998/USD.

Sementara dilansir Reuters, Jumat (30/9/2016), yen tampaknya akan mencapai keuntungan pada kuartal ketiga, sementara franc Swiss juga menguat karena kekhawatiran tentang kesehatan Deutsche Bank dirusak risk appetite investor.

Yen terhadap USD diperdagangkan pada level 101,20, berbalik dari posisi rendah kemarin di level 101,845, dan tidak jauh dari level tertinggi dalam satu bulan di posisi 100,085.

Yen, sering dianggap sebagai mata uang safe-haven, penguatan ini karena harga saham global merosot di tengah kekhawatiran tentang Deutsche Bank (DBKGn.DE), di bawah tekanan dari denda besar Amerika Serikat menuntut lebih dari penjualan surat berharga berbasis mortgage.

Yen menguat 2,0% terhadap USD sejauh kuartal ini, karena investor menduga Bank of Japan telah mencapai batas praktis dalam stimulus dan telah kehilangan pengaruh yen. Untuk saat ini, meskipun USD telah didukung di atas level 100, dilihat sebagai level psikologis penting.

Franc Swiss terhadap USD menguat dalam satu bulan dari level 0,9640. Terhadap euro, franc menguat setinggi 1,0833 dan euro sendiri terhadap USD sedikit bergerak di level 1,1223.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
1 jam yang lalu
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
1 jam yang lalu
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
2 jam yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
12 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
12 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
12 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Akhir Perolehan...
Klasemen Akhir Perolehan Medali SEA Games 2025: Indonesia Runner-up
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved