Rupiah Dibuka Mendatar, Pounds Tersandung Negosiasi Brexit
Senin, 03 Oktober 2016 - 10:33 WIB
Rupiah Dibuka Mendatar, Pounds Tersandung Negosiasi Brexit
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka mendatar, masih berada di kisaran level Rp13.000/USD. Pergerakan mixed mata uang Garuda terjadi di tengah menguatnya mata uang komoditas.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka anjlok ke level Rp13.010/USD. Posisi ini melemah dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp12.998/USD.
Menurut data Yahoo Finance, rupiah dibuka stagnan atau tidak berubah di posisi Rp13.047/USD dengan kisaran harian Rp12.961-Rp13.050/USD. Namun, pada pukul 10.14 WIB posisi rupiah terlihat semakin menguat hingga menyentuh level Rp12.989/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, justru menunjukkan rupiah juga menguat tajam ke level Rp12.997/USD dibanding penutupan sebelumnya yang menyusut di posisi Rp13.051/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada pembukaan hari ini berada pada level Rp13.014./USD. Rupiah memperlihatkan penguatan dibandingkan akhir pekan kemarin di level Rp13.042/USD.
Sementara dilansir Reuters, Senin (3/10/2016) pounds tergelincir setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan, bakal memulai negosiasi Brexit pada akhir Maret tahun depan. Poundsterling terhadap USD berada pada posisi 1.2929, usai tercatat menyusut ke titik terendah sejak Agustus.
Hal yang lebih tenang ditunjukkan USD saat melawan yen yang stabil pada posisi 101.40, sedangkan euro mendatar ke posisi 1.1236 terhadap mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS-. Euro sendiri sempat rebound dalam sembilan hari pada akhir pekan kemarin di level 1.1153.
Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka anjlok ke level Rp13.010/USD. Posisi ini melemah dari posisi akhir pekan kemarin di level Rp12.998/USD.
Menurut data Yahoo Finance, rupiah dibuka stagnan atau tidak berubah di posisi Rp13.047/USD dengan kisaran harian Rp12.961-Rp13.050/USD. Namun, pada pukul 10.14 WIB posisi rupiah terlihat semakin menguat hingga menyentuh level Rp12.989/USD.
Data Sindonews bersumber dari Limas, justru menunjukkan rupiah juga menguat tajam ke level Rp12.997/USD dibanding penutupan sebelumnya yang menyusut di posisi Rp13.051/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pada pembukaan hari ini berada pada level Rp13.014./USD. Rupiah memperlihatkan penguatan dibandingkan akhir pekan kemarin di level Rp13.042/USD.
Sementara dilansir Reuters, Senin (3/10/2016) pounds tergelincir setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan, bakal memulai negosiasi Brexit pada akhir Maret tahun depan. Poundsterling terhadap USD berada pada posisi 1.2929, usai tercatat menyusut ke titik terendah sejak Agustus.
Hal yang lebih tenang ditunjukkan USD saat melawan yen yang stabil pada posisi 101.40, sedangkan euro mendatar ke posisi 1.1236 terhadap mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS-. Euro sendiri sempat rebound dalam sembilan hari pada akhir pekan kemarin di level 1.1153.
(akr)