IMF Potong Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Inggris

Rabu, 05 Oktober 2016 - 11:59 WIB
IMF Potong Proyeksi...
IMF Potong Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Inggris
A A A
LONDON - Dana Moneter Internasional (IMF) telah memotong proyeksi pertumbuhan ekonomi Inggris pada tahun depan, karena diyakini pemulihan ekonomi global masih lemah dan tidak menentu. IMF pangkas pertumbuhan Inggris pada tahun 2017 menjadi 1,1%, meski sebelumnya menaikkan pertumbuhan PDB tahun ini menjadi 1,8%.

(Baca Juga: Brexit Paksa IMF Potong Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global)

Dilansir BBC, Rabu (5/10/2016) asumsi yang menjadi dasar IMF memotong prediksi pertumbuhan Inggris karena didasari oleh negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) yang berjalan lamban serta adanya peningkatan terbatas dalam hambatan ekonomi. Beberapa pihak memperingatkan ekonomi global masih jauh dari perbaikan dalam beberapa tahun ke depan.

Meski begitu World Economic Outlook terbaru IMF memprediksi pertumbuhan global tahun ini, yang masih dibawah standar sebesar 3,1% akan naik sedikit pada 2017. "Secara keseluruhan, ekonomi dunia telah bergerak semakin menepi. Tanpa adanya kebijakan yang mendukung aktivitas ekonomi baik secara jangka pendek atau panjang telah meningkatkan risiko," ucap Kepala Ekonom Maurice Obstfeld.

IMF juga mengatakan pertumbuhan Amerika Serikat (AS) pada tahun ini akan turun 1,6% dari perkiraan sebelumnya 2,2%, serta seiring pelemahan ekonomi beberapa negara seperti Jepang, Jerman, Rusia hingga India. Sementara itu Brexit menyiratkan peningkatan yang substansial dalam ketidakpastian ekonomi, politik, dan kelembagaan, yang diprediksi memiliki konsekuensi makroekonomi negatif, terutama di negara maju Eropa.

Di sisi lain beberapa ekonom yang mendukung Inggris meninggalkan UE melayangkan kritik atas proyeksi yang diumumkan IMF. "Ekonomi Inggris tampaknya masih akan menguat tidak melemah. Hari ini konstruksi PMI terlihat positif, di depan perkiraan suram. Belanja konsumen kuat dengan penjualan ritel 6% ditambah penjualan mobil yang berkembang," ucap Ketua Eksekutif Macronomics dan anggota ekonom untuk Brexit Graeme Leach.

Kelompok tersebut masih mengharapkan Inggris untuk tumbuh sebesar 2,6% tahun ini serta dalam beberapa tahun kedepan yang tidak berubah dari perkiraan pra-referendum.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan IMF: Ekonomi...
Ramalan IMF: Ekonomi Inggris Jadi Salah Satu yang Terburuk Tahun Ini
IMF: Pertumbuhan Ekonomi...
IMF: Pertumbuhan Ekonomi dan PDB RI Tembus Rp22,729 Triliun
IMF Proyeksi Ekonomi...
IMF Proyeksi Ekonomi RI Hanya 0,5% di 2020
Proyeksi IMF: Resesi...
Proyeksi IMF: Resesi Ekonomi Global Akan Lebih Buruk
Dunia Jadi Tempat Berbeda,...
Dunia Jadi Tempat Berbeda, Bos IMF: Saatnya Memikirkan yang Tidak Terpikirkan
IMF Bicara Dampak Perang...
IMF Bicara Dampak Perang Rusia-Ukraina pada Ekonomi Indonesia
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
20 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
51 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved