Dihantam Krisis Ekonomi, Pakistan Dapat Kucuran Dana Rp44,9 Triliun dari IMF
Minggu, 02 Juli 2023 - 08:19 WIB
loading...
Pakistan yang dilanda krisis ekonomi telah mencapai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk kucuran pendanaan lebih dari USD3 miliar. Foto/Dok Reuters
A
A
A
KARACHI - Pakistan yang dilanda krisis ekonomi telah mencapai kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk kucuran pendanaan lebih dari USD3 miliar atau Rp44,9 triliun (Kurs Rp14.971 per USD). Namun kesepakatan itu masih perlu disetujui oleh dewan pemberi pinjaman global, setelah sempat tertunda selama delapan bulan.
Baca Juga: Memasuki Tahun Krisis, Warga Pakistan Akan Dilarang Pakai Kipas Angin
Negara Asia Selatan itu sedang menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1947. Untuk membantu mengamankan kesepakatan, bank sentral Pakistan menaikkan suku bunga utamanya ke rekor tertinggi 22% pada hari Senin, kemarin.
Ekonomi Pakistan yang tertatih-tatih dalam beberapa tahun terakhir karena krisis, semakin terbebani oleh adanya krisis energi global dan banjir dahsyat yang melanda negara itu tahun lalu.
"Ekonomi telah menghadapi beberapa guncangan eksternal seperti bencana banjir pada tahun 2022 yang berdampak pada kehidupan jutaan orang Pakistan dan lonjakan harga komoditas internasional setelah perang Rusia di Ukraina ," kata Nathan Porter, Kepala misi IMF untuk Pakistan.
Baca Juga: Memasuki Tahun Krisis, Warga Pakistan Akan Dilarang Pakai Kipas Angin
Negara Asia Selatan itu sedang menghadapi krisis ekonomi terburuk sejak kemerdekaan dari Inggris pada 1947. Untuk membantu mengamankan kesepakatan, bank sentral Pakistan menaikkan suku bunga utamanya ke rekor tertinggi 22% pada hari Senin, kemarin.
Ekonomi Pakistan yang tertatih-tatih dalam beberapa tahun terakhir karena krisis, semakin terbebani oleh adanya krisis energi global dan banjir dahsyat yang melanda negara itu tahun lalu.
"Ekonomi telah menghadapi beberapa guncangan eksternal seperti bencana banjir pada tahun 2022 yang berdampak pada kehidupan jutaan orang Pakistan dan lonjakan harga komoditas internasional setelah perang Rusia di Ukraina ," kata Nathan Porter, Kepala misi IMF untuk Pakistan.
Lihat Juga :