Menteri Susi Buka Posko Penggantian Alat Tangkap Ikan
Rabu, 05 Oktober 2016 - 16:34 WIB
Menteri Susi Buka Posko Penggantian Alat Tangkap Ikan
A
A
A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuka posko penggantian alat tangkap perikanan. Posko yang dibuka di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini diperuntukkan bagi para pemilik kapal ikan, yang selama ini menggunakan cantrang sebagai alat tangkap.
Susi sudah lama melarang penggunaan cantrang sebagai alat tangkap ikan, karena akan merusak ekosistem laut. "Jadi, kepada para pemilik kapal cantrang yang ingin berganti alat tangkap, saya siapkan posko dari jam 08.00 WIB sampai jam 18.00 WIB di KKP setiap hari," katanya di Gedung KKP, Jakarta, Rabu (5/10/2016).
Nantinya, para pemilik kapal tersebut akan dipertemukan dengan perbankan yang bersedia memberikan kredit dengan batas minimal sekitar Rp200 juta. Bahkan, perbankan yang bekerja sama dengan KKP tersebut juga bersedia merestrukturisasi utang lama hingga dua tahun.
"Utang lamanya perbankan akan restrukturisasi sampai dua tahun, dan diberi utang baru untuk segera mengukur ulang," imbuh dia.
Karena itu, mantan Bos Susi Air ini berharap seluruh pemilik cantrang dapat memanfaatkan fasilitas yang diberikan pihaknya tersebut. "Kita akan pertemukan dengan perbankan, Pak Sammi dari Juana sudah ketemu dengan BNI untuk mendapat pinjaman, mengganti alat tangkap, dan membuat kapal baru," tandasnya.
Susi sudah lama melarang penggunaan cantrang sebagai alat tangkap ikan, karena akan merusak ekosistem laut. "Jadi, kepada para pemilik kapal cantrang yang ingin berganti alat tangkap, saya siapkan posko dari jam 08.00 WIB sampai jam 18.00 WIB di KKP setiap hari," katanya di Gedung KKP, Jakarta, Rabu (5/10/2016).
Nantinya, para pemilik kapal tersebut akan dipertemukan dengan perbankan yang bersedia memberikan kredit dengan batas minimal sekitar Rp200 juta. Bahkan, perbankan yang bekerja sama dengan KKP tersebut juga bersedia merestrukturisasi utang lama hingga dua tahun.
"Utang lamanya perbankan akan restrukturisasi sampai dua tahun, dan diberi utang baru untuk segera mengukur ulang," imbuh dia.
Karena itu, mantan Bos Susi Air ini berharap seluruh pemilik cantrang dapat memanfaatkan fasilitas yang diberikan pihaknya tersebut. "Kita akan pertemukan dengan perbankan, Pak Sammi dari Juana sudah ketemu dengan BNI untuk mendapat pinjaman, mengganti alat tangkap, dan membuat kapal baru," tandasnya.
(izz)
Lihat Juga :