Keberpihakan Produk Indonesia Perlu Diwujudkan

Kamis, 06 Oktober 2016 - 18:16 WIB
Keberpihakan Produk...
Keberpihakan Produk Indonesia Perlu Diwujudkan
A A A
JAKARTA - Gerakan Beli Indonesia (GBI) memandang perlunya kebangkitan nasional dalam membangun karakter keberpihakan terhadap produk-produk Indonesia. Untuk mewujudkan itu semua, dibutuhkan perubahan sudut pandang masyarakat Indonesia secara nasional.

Peryataan ini disampaikan Ketua Gerakan Beli Indonesia Happy Trenggono. Dia mengaku telah menyiapkan berbagai rekomendasi baik secara kultural maupun struktural dalam membangun Indonesia untuk bersama-sama menyejahterakan bangsa.

"Kita ingin ada kesadaran dan kebangkitan nasional jilid kedua dalam memajukan ekonomi, budaya dan politik," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang dilansir SINDOnews, Kamis (6/10/2016).

Untuk menerapkan Gerakan Beli Indonesia, Happy mencontohkan yang terjadi di Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta. Pemerintah daerah dan masyarakat di sana memiliki satu kesatuan dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan. Mereka memproduksi beras Kulonprogo dan dikonsumsi masyarakat di sana. Demikian juga mereka membuat toko milik rakyat berbasis koperasi yang mampu melayani kebutuhan masyarakat.

"Gerakan seperti di Kulonprogo itulah yang disebut Gerakan Beli Indonesia yang harus di sosialisasikan ke darah lain," terangnya.

Dalam acara penutupan kongres Gerakan Beli Indonesia, Rabu (5/10/2016), sejumlah tokoh nasional, seperti Marzuki Alie (Mantan Ketua MPR), Guruh Soekarno Putra, Anies Baswedan, Achmad Riawan Amin, Mantan Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno turut hadir. Dalam acara ini diberikan Award kepada kepala daerah yang memiliki insiatif dalam pembangunan. Kemudian institusi atau komunitas dan individu yang memiliki kontribusi terhadap kemandirian ekonomi.

Achmad Riawan Amin, tokoh ekonomi syariah menyebutkan, Gerakan Beli Indonesia merupakan bagian dari semangat juang yang ingin membangkitkan perekonomian nasional. Untuk melakukan ini tidak mudah apalagi bangsa Indonesia telah terkooptasi dengan kepentingan bangsa lain.

"Maka dari itu perlu sebuah komitmen bersama, di mana kita semua bersama-sama ingin memajukan Indonesia. Diperlukan strategi yang matang dan mudah untuk diimplementasikan. Saya menyakini bukti-bukti yang sudah dimiliki oleh Gerakan Beli Indonesia sebagai modal untuk kebangkitan bangsa," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Anjlok...
IHSG Pagi Ini Anjlok Lebih 1%, Balik ke Level 5.700-an
1 menit yang lalu
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
28 menit yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
40 menit yang lalu
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
1 jam yang lalu
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
1 jam yang lalu
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
2 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved