Jurus Pelindo II Potong Dwelling Time Jadi 2,5 Hari

Jum'at, 07 Oktober 2016 - 21:13 WIB
Jurus Pelindo II Potong...
Jurus Pelindo II Potong Dwelling Time Jadi 2,5 Hari
A A A
BANDUNG - PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) memiliki strategi untuk memangkas lamanya waktu tunggu bongkar muat petikemas (dwelling time) di pelabuhan, agar menjadi 2,5 hari sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Cara yang digunakan Pelindo II yakni peningkatan konektivitas nasional dan kelancaran arus kapal dan barang.

(Baca Juga: Pelindo II Target Dwelling Time Jadi 2,5 Hari Awal Tahun Depan)

Direktur Utama Pelindo II Elvyn G Masassya mengatakan, perusahaan juga mendukung berbagai inisiatif dan usaha pembenahan logistik maritim nasional. Terutama sebagai salah satu upaya perbaikan mekanisme koordinasi antara operator pelabuhan dengan semua instansi terkait, dalam waktu dekat.

"Perusahaan juga akan melakukan soft launching penerapan inaportnet untuk pelayanan kapal dan pilot project Integrated Billing System (IBS) di Pelabuhan Tanjung Priok pada tahun 2016," ujarnya di Bandung, Jumat (7/10/2016).

Integrated Billing System, kata dia, merupakan bagian dari program Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) untuk mengintegrasikan sistem pelayanan jasa kepelabuhan di seluruh Pelindo I-IV untuk pengguna jasa secara on-line. Sehingga akan didapatkan sistem pelayanan yang terpadu dan efisien guna menekan biaya logistik.

"Integrated Billing System, kapal bayar sekali, misal dari Belawan ke Jakarta atau dari Jakarta ke Makassar. Sistem elektronik servis, bayar juha enggak cash lagi," terang Elvyn.

Dia menambahkan, upaya lain untuk mempersingkat angka dwelling time yakni integrasi Inaportnet dengan lndonesia National Single Window (lNSW). INSW merupakan suatu sistem yang memungkinkan dilakukannya suatu penyimpanan data dan informasi secara tunggal, proses data dan informasi secara tunggal dan sinkron, serta pembuatan keputusan secara tunggal untuk pemberian izin kepabeanan dan pengeluaran barang.

"Dengar adanya INSW, pengguna jasa dapat melakukan tracking dengan mudah dari sisi dokumen perizinan serta pergerakan dan status petikemas impor atau ekspor. Sehingga pengguna jasa dapat langsung merespon kendala," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekan Dwelling Time,...
Tekan Dwelling Time, Aptesindo Dorong Konsistensi Penerapan Aturan
Pelindo Regional 2 Sukses...
Pelindo Regional 2 Sukses Layani 119 Ribu Penumpang di H-2 Lebaran
Pakai Sistem NLE, Biaya...
Pakai Sistem NLE, Biaya Logistik Lebih Efisien dan Tekan Dwelling Time
Operasional Tanjung...
Operasional Tanjung Priok Tetap Aman Terkendali, Pelindo Pastikan Operasional Pelabuhan Berjalan Normal
Pelindo II Tunda IPO...
Pelindo II Tunda IPO dan Akuisisi Pelabuhan Asing
DPR Soroti Dwelling...
DPR Soroti Dwelling Time di Tanjung Perak yang Beratkan Pengusaha Ekspor-Impor
Berita Terkini
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
31 menit yang lalu
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
2 jam yang lalu
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
8 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
11 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
11 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
13 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved