KAI Jajaki Jadi Operator Kereta Api di Myanmar

Selasa, 18 Oktober 2016 - 13:42 WIB
KAI Jajaki Jadi Operator...
KAI Jajaki Jadi Operator Kereta Api di Myanmar
A A A
YOGYAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) tengah menjajaki peluang untuk ekspansi ke luar negeri, sebagai operator kereta api di Myanmar. Berawal dari pertemuan ASEAN Railways CEO conference, KAI mendapatkan tawaran dari Pemerintah Myanmar yang saat ini dalam proses penggodokan.

(Baca Juga: Kereta Api Kelas Bisnis Jurusan Ini Dihapus)

Direktur Utama (Dirut) KAI Edi Sukmoro menerangkan, ASEAN Railways CEO conference merupakan pertemuan antar CEO kereta api dari tujuh negara di ASEAN. Salah satu agenda besar yang diusung yakni konektivitas antar negara di ASEAN untuk mendukung aktivitas perekonomian di wilayah tersebut.

Menurutnya potensi penduduk yang sangat besar di masing-masing negara memungkinkan untuk membangun sebuah konektivitas antar negara. "Ada 6 juta penduduk di ASEAN, maka konektivitas antar negara penting seperti di Eropa. Apalagi kini sudah memasuki era MEA, "tuturnya, saat pembukaan ASEAN Railways CEO di Royal Ambarrukmo Hotel, Selasa (18/10/2016

Salah satu hasil pertemuan tersebut kini PT KAI mendapatkan tawaran untuk menjadi operator kereta api di Myanmar. Tak hanya itu, KAI juga ditawari untuk membangun infrastruktur serta memasok gerbong ke negara tersebut.

Edi mengklaim, Myanmar melihat industri kereta api di Indonesia yang dikelola oleh PT KAI lebih maju dibanding mereka. Dengan kondisi geografis yang sama serta permasalahan kemacetan di kota-kota tertentu, negara tersebut akhirnya menawarkan kerjasama dengan KAI untuk menjadi pemain kereta api di negara tersebut.

Sementara Direktur Logistik PT KAI Persero Budi Noviantoro mengatakan, saat ini memang pihaknya sedang melakukan penjajakan kerja sama tersebut.Dia juga menerangkan saat ini pihaknya sedang melakukan inventarisasi intern KAI terkait asetnya. "Kita lihat potensi yang akan kita bawa ke sana (Myanmar)," paparnya.

Rencananya, selain sudah mengirim personal untuk menjadi operator dan tenaga ahli di negara tersebut, PT KAI juga akan mengirim gerbong 'bekas' yang digunakan perusahaan ini. Setidaknya 600 gerbong akan mereka rekondisi dan dikirim ke Myanmar. 600 gerbong tersebut akan dimaintenance terlebih dahulu di bengkel kereta milik PT KAI.

Budi menambahkan, gerbong-gerbong serta lokomotifnya akan mereka upgrade terlebih dahulu sebelum dikirim ke Myanmar. Gerbong-gerbong yang kini kecepatannya tinggal 36 km/jam akan mereka upgrade menjadi berkecepatan 60 km/jam.

Di samping itu, lanjut dia menerangkan juga akan melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas di dalam gerbong tersebut."Kemungkinan terealisasi tahun depan," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Tiket Kereta Api...
Harga Tiket Kereta Api Jarak Jauh Naik 40%
KAI Tambah Kereta Jarak...
KAI Tambah Kereta Jarak Jauh, Ini Rincian Rute dan Jadwalnya
KA Lokal Daop I Jakarta...
KA Lokal Daop I Jakarta Masih Belum Operasi hingga 31 Juli 2020
5 KA Jarak Jauh Beroperasi...
5 KA Jarak Jauh Beroperasi dari Daop 1 Jakarta Mulai 3 Juli 2020, Ini Daftarnya
KAI Siapkan Protokol...
KAI Siapkan Protokol Khusus Hadapi Skenario New Normal
Waktu Perjalanan KA...
Waktu Perjalanan KA Akan Singkat dan Jadwal Keberangkatan Berubah, Awas Telat!
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
16 menit yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
1 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
2 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
3 jam yang lalu
Daftar Saham Paling...
Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen
4 jam yang lalu
IHSG Kembali ke Level...
IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun
5 jam yang lalu
Infografis
Profil Rudi Margono...
Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved