Kalstar Air Tambah Lima Rute Baru hingga Akhir Tahun

Selasa, 18 Oktober 2016 - 22:34 WIB
Kalstar Air Tambah Lima...
Kalstar Air Tambah Lima Rute Baru hingga Akhir Tahun
A A A
TANGERANG - Maskapai penerbangan PT Kalstar Aviation atau Kalstar Air menargetkan membuka lima rute baru penerbangan sampai akhir tahun ini. Kelima rute tersebut diantaranya Kupang-Makassar-Banjarmasin pulang-pergi (PP), Palu-Toli-Toli-Tarakan, Banjarmasin-Tanjung Warukin, Tanjung Selor-Balikpapan serta Surabaya-Balikpapan.

Direktur Komersial Kalstar Air, Aditya Wardana mengatakan, rute-rute tersebut akan mempersingkat perjalanan, terutama dari Kalimantan dan wilayah sekitarnya. "Untuk rute Kupang-Makassar-Banjarmasin per 24 Oktober sudah mulai kami buka, selanjutnya rute yang lain menyusul," kata dia di Kantor Kalstar, Tangerang, Selasa (18/10/2016).

Dia menjelaskan, rute-rute baru tersebut merupakan rute yang berpotensi berkembang. Adapun, target tingkat keterisian pada rute-rute tersebut mencapai presentase 75%. Selama ini, Kalstar Air mendominasi wilayah-wilayah Kalimantan terutama untuk daerah-daerah pelosok. "Kami sudah lama mendominasi wilayah Kalimantan. Artinya, jika dibanding maskapai besar nasional, kami melihat yang lain," sambung dia.

Menurut dia, potensi wilayah Kalimantan banyak didorong oleh hubungan emosional antara masyarakat di wilayah pulau Sulawesi dan Kalimantan. Selain itu, adanya permintaan dari kepala daerah setempat memungkinkan Kalstar beroperasi pada daerah-daerah tersebut. "Selebihnya tentu potensi pariwisata dari wilayah Kalimantan menuju daerah sekitarnya," ucap dia.

Kalstar Air menambahkan, rute-rute baru tersebut bukan merupakan rute perintis yang mendapatkan subsidi dari pemerintah, melainkan inisatif Kalstar melihat adanya potensi di daerah-daerah tersebut.

Marketing Manager Kalstar Air, Tomy Dwiputra mengatakan, pesawat-pesawat yang akan digunakan pada rute-rute baru tersebut akan didominasi ATR 42 dan ATR 45. "Selain ATR, kami menyiapkan pesawat Embraer 192 sebagai strategi cadangan pesawat. Jadi selalu ada celah dalam melihat kompetisi di sektor ini," ujarnya.

Dengan rute yang diterbanginya, Kalstar Air setiap bulan mampu mengangkut 100.000 penumpang. Saat ini, Kalstar Air memiliki 13 unit pesawat. Tiga diantaranya merupakan pesawat dengan jenis Embraer 190-192, serta enam pesawat ATR-72 (500) dan empat pesawat ATR 42 (500). Adapun wilayah-wilayah operasi Kalstar meliputi Kalimantan, Nusa Tenggara Timur/Bali, Sulawesi dan sebagian wilayah Jawa.

Sebagai maskapai yang beroperasi pada wilayah berkembang, Kalstar masih menghadapi sejumlah kendala. Diantaranya waktu operasi bandara yang masih berbeda-beda antara bandara besar dengan bandara tujuan. Mereka pun berharap pemerintah memperhatikan jam operasi bandara. Misalnya dari Bandara Kupang ke bandara tujuan, jam operasi ke bandara tujuan masih terbatas pada sore hari.

"Di sisi lain, kami berharap ada insentif bagi maskapai berupa biaya pemanfaatan fasilitas bandara seperti apron. Artinya, insentifnya bisa saja harga parkirnya lebih murah atau disubsidi gratis," pungkas Aditya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
10 Maskapai Penerbangan...
10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu di Tahun 2024, Ada Wakil Indonesia?
Kerja Sama Mendukung...
Kerja Sama Mendukung Pertumbuhan Industri Penerbangan Helikopter di Indonesia
Mengenal Maskapai Baru...
Mengenal Maskapai Baru BBN Airlines, Siapa Pemiliknya hingga Rute Penerbangan
Garuda Indonesia Raih...
Garuda Indonesia Raih Label Maskapai Paling Tepat Waktu di Dunia
Profil Iskandar, CEO...
Profil Iskandar, CEO Indonesia Airlines Kelahiran Aceh
INACA: Kompak Jadi Kunci...
INACA: Kompak Jadi Kunci Cepat Pulihkan Industri Penerbangan
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
8 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
8 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
8 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
9 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
9 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
9 jam yang lalu
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved