Profil Iskandar, CEO Indonesia Airlines Kelahiran Aceh
Senin, 10 Maret 2025 - 21:06 WIB
loading...
Siapakah pemilik di balik maskapai baru, Indonesia Airlines? Berikut profil Iskandar, CEO sekaligus pendiri Calypte Holding. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Maskapai baru asal Singapura bakal mewarnai industri penerbangan di Indonesia, berjadwal dengan layanan premium. Indonesia Airlines diperkenalkan oleh Calypte Holding Pte. Ltd. yang akan menggabungkan kemewahan perjalanan jet pribadi dengan kenyamanan penerbangan komersial.
Lantas siapakah pemilik di balik maskapai baru ini? Berikut profil Iskandar, CEO sekaligus pendiri Calypte Holding. Baca Juga: Indonesia Airlines, Maskapai Milik Singapura Siap Mengudara di Langit RI
Lahir pada 7 April 1983 di Bireuen, Aceh, Iskandar diketahui saat ini menjabat sebagai pendiri sekaligus CEO Indonesia Airlines dan Kepala Eksekutif Calypte Holding. Jebolan niversitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, diterangkan Iskandar menapaki awal karirnya di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias.
Ia sempat singgah di salah satu BUMN untuk kemudian beralih ke bidang perbankan dan asuransi. Sempat membangun perusahaan kelistrikan yang berakhir gagal, lalu pada 2022, Iskandar mendirikan Calypte Holding bersama rekannya dari Singapura.
Perusahaan ini fokus pada tiga sektor yakni energi terbarukan, pertanian, dan aviasi. Pada industri penerbangan aviasi, Calypte Holding membuat perusahaan PT Indonesia Airlines Group untuk mengelola maskapai Indonesia Airlines di Indonesia.
Lantas siapakah pemilik di balik maskapai baru ini? Berikut profil Iskandar, CEO sekaligus pendiri Calypte Holding. Baca Juga: Indonesia Airlines, Maskapai Milik Singapura Siap Mengudara di Langit RI
Lahir pada 7 April 1983 di Bireuen, Aceh, Iskandar diketahui saat ini menjabat sebagai pendiri sekaligus CEO Indonesia Airlines dan Kepala Eksekutif Calypte Holding. Jebolan niversitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh, diterangkan Iskandar menapaki awal karirnya di Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias.
Ia sempat singgah di salah satu BUMN untuk kemudian beralih ke bidang perbankan dan asuransi. Sempat membangun perusahaan kelistrikan yang berakhir gagal, lalu pada 2022, Iskandar mendirikan Calypte Holding bersama rekannya dari Singapura.
Perusahaan ini fokus pada tiga sektor yakni energi terbarukan, pertanian, dan aviasi. Pada industri penerbangan aviasi, Calypte Holding membuat perusahaan PT Indonesia Airlines Group untuk mengelola maskapai Indonesia Airlines di Indonesia.
Lihat Juga :