Harga Emas Antam Naik Lagi Buntuti Emas Dunia

Rabu, 19 Oktober 2016 - 08:39 WIB
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Lagi Buntuti Emas Dunia
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini kembali menguat melanjutkan kenaikan pada perdagangan kemarin. Kenaikan harga emas hari ini di tengah menguatnya harga emas dunia.

Dikutip dari lama Logammulia.com, Rabu (19/10/2016), harga emas ukuran 1 gram naik Rp1.000 menjadi Rp612.000/gram dari sebelumnya Rp611.000/gram. Begitu juga dengan harga buyback emas Antam yang naik Rp1.000 menjadi Rp526.000/gram dari sebelumnya Rp525.000/gram.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.184.000 dengan harga per gram Rp592.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.758.000 dengan harga per gram Rp586.000. Harga emas 4 gram senilai Rp2.332.000 dengan harga per gram Rp583.000.

Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.915.000 dengan harga per gram Rp583.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.755.000 dengan harga per gram Rp575.500. Harga emas 25 gram Rp14.250.000 dengan harga per gram Rp570.000.

Harga emas 50 gram sebesar Rp28.350.000, dengan harga per gram Rp567.000. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp56.525.000, dengan harga per gram Rp565.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp140.925.000, dengan harga per gram Rp563.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp281.475.000 dengan harga per gram Rp562.950.

Sementara, harga emas di Pulogadung juga tercatat naik Rp1.000 menjadi Rp602.000/gram dari sebelumnya Rp601.000/gram dan harga emas di Sarinah juga naik ke posisi Rp612.000/gram dari sebelumnya Rp611.000/gram.

Seperti dikutip dari Reuters, harga emas dunia tercatat mengalami kenaikan pada awal perdagangan hari ini setelah naik 0,6% pada sesi sebelumnya karena melemahnya USD. Namun kenaikan ekuitas membatasi kenaikan tersebut.

Harga emas di pasar spot naik sedikit ke level USD1.263,31 per ons pada pukul 00.52 GMT. Sementara, harga emas AS juga tercatat naik tipis ke level USD1.264,10 per ons.

Harga konsumen AS mencatat kenaikan terbesar dalam lima bulan pada September karena biaya bensin dan sewa melonjak, menunjuk stabilnya inflasi yang bisa menjaga Federal Reserve di jalur untuk menaikkan suku bunga pada Desember tahun ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
7 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
7 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
8 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
9 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
9 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
9 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved