USD Stabil, Rupiah Hari Ini Dibuka Mendatar

Kamis, 20 Oktober 2016 - 10:03 WIB
USD Stabil, Rupiah Hari...
USD Stabil, Rupiah Hari Ini Dibuka Mendatar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini tercatat mendatar, atau hanya menguat tipis. Kondisi rupiah pagi ini di tengah stabilnya USD terhadap beberapa mata uang lainnya.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp12.997/USD. Posisi ini tercatat membaik dari posisi kemarin di level Rp13.007/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini dibuka di level Rp13.004/USD. Nilai tersebut menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.008/USD dengan kisaran harian Rp12.991-Rp13.015/USD. Namun, pada pukul 10.00 jauh menguat ke level Rp12.997/USD.

Menurut data Yahoo Finance, rupiah dibuka di level Rp13.003/USD atau menguat tipis, dari penutupan kemarin di level Rp13.005/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB rupiah jauh semakin menguat ke level Rp12.0997/USD.

Bedasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pagi ini berada di level Rp13.010/USD atau tidak lebih baik dari penutupan kemarin di posisi Rp13.007/USD.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (20/10/2016), USD tercatat stabil pada awal perdagagan hari ini karena investor menunggu debat terakhir sebelum pemilihan presiden AS bulan depan serta pertemuan Bank Sentral Eropa di kemudian hari.

USD terhadap yen sedikit berubah di level 103,45, sementara indeks mata uang AS yang melacak itu terhadap enam mata uang rival utamanya hampir mendatar di level 97,911. Dolar Australia terhadap USD juga tetap stabil di level 0,7725.

Euro terhadap USD melemah ke level 1,0977 menjelang pertemuan kebijakan ECB hari ini. Fokus utama bagi investor adalah apakah Presiden ECB Mario Draghi akan memberikan indikasi apapun bahwa bank siap untuk lancip program pembelian obligasi. ECB mungkin menunda sampai Desember setiap perubahan pembelian aset.

Sementara, USD terhadap dolar Kanada naik 0,2% ke level 1,3130 setelah Bank of Canada kemarin memangkas proyeksi pertumbuhan dan tiba-tiba mengatakan telah dibahas menambahkan stimulus moneter lebih untuk mempercepat pemulihan ekonomi bangsa.

Di sisi lain, poundsterling terhadap USD juga stabil di level 1,2287, menjelang pertemuan KTT pertama Uni Eropa oleh Perdana Menteri Inggris Theresa May sejak memimpin Inggris pada 23 Juni.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
4 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
4 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
4 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
5 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
6 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
6 jam yang lalu
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved