Target Pendapatan Naik, BEI Terus Tingkatkan Jumlah Investor
Sabtu, 22 Oktober 2016 - 16:51 WIB
Target Pendapatan Naik, BEI Terus Tingkatkan Jumlah Investor
A
A
A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan, akan terus meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Peningkatan tersebut didorong untuk mengejar target pendapatan yang naik tahun depan.
Direktur Keuangan dan SDM BEI, Chaeruddin Berlian mengatakan, saat ini jumlah investor sudah mencapai 500.000 orang. Ditambah lagi program tax amnesty yang ada sudah berhasil mencapai Rp100 triliun.
"Kenaikan pendapatan itu jumlah investor nambah dan emiten juga nambah. Investor sudah 500 ribu investor, artinya sudah naik. Kemudian tebusan dana tax amnesty sudah masuk Rp100 triliun," ujarnya usai membuka turnamen KPPM Futsal Challenge di Grand Futsal, Jakarta, Sabtu (22/10/2016).
Selain itu, kata dia, yang harus didorong untuk meningkatkan jumlah pendapatan berasal dari investor inti atau emiten. Sehingga berimbas terhadap aktivitas ekonomi tahun depan yang semakin membaik.
"Kondisi ekonomi tahun depan, semua analis proyeksinya membaik. Bisa lebih baik dari indeks pada 2015, bahkan akhir tahun ini sudah membaik," kata Berlian.
Kendati demikian, Berlian menyampaikan, tetap ada kendala yang dihadapi Indonesia pada tahun depan. Persoalan tersebut menurutnya berasal dari makro ekonomi dan kondisi bursa global. "Misal di bursa lain lemah, ada dampak ikutannya," terangnya.
Sekedar informasi, BEI memproyeksikan total pendapatan yang akan diperoleh sebesar Rp956,19 miliar atau meningkat 11,19% dibanding total pendapatan RKAT 2016-Revisi senilai Rp859,94 miliar. Peningkatan proyeksi tersebut disebabkan perkiraan adanya penambahan pada pos pendapatan usaha sebesar 12,13%.
Direktur Keuangan dan SDM BEI, Chaeruddin Berlian mengatakan, saat ini jumlah investor sudah mencapai 500.000 orang. Ditambah lagi program tax amnesty yang ada sudah berhasil mencapai Rp100 triliun.
"Kenaikan pendapatan itu jumlah investor nambah dan emiten juga nambah. Investor sudah 500 ribu investor, artinya sudah naik. Kemudian tebusan dana tax amnesty sudah masuk Rp100 triliun," ujarnya usai membuka turnamen KPPM Futsal Challenge di Grand Futsal, Jakarta, Sabtu (22/10/2016).
Selain itu, kata dia, yang harus didorong untuk meningkatkan jumlah pendapatan berasal dari investor inti atau emiten. Sehingga berimbas terhadap aktivitas ekonomi tahun depan yang semakin membaik.
"Kondisi ekonomi tahun depan, semua analis proyeksinya membaik. Bisa lebih baik dari indeks pada 2015, bahkan akhir tahun ini sudah membaik," kata Berlian.
Kendati demikian, Berlian menyampaikan, tetap ada kendala yang dihadapi Indonesia pada tahun depan. Persoalan tersebut menurutnya berasal dari makro ekonomi dan kondisi bursa global. "Misal di bursa lain lemah, ada dampak ikutannya," terangnya.
Sekedar informasi, BEI memproyeksikan total pendapatan yang akan diperoleh sebesar Rp956,19 miliar atau meningkat 11,19% dibanding total pendapatan RKAT 2016-Revisi senilai Rp859,94 miliar. Peningkatan proyeksi tersebut disebabkan perkiraan adanya penambahan pada pos pendapatan usaha sebesar 12,13%.
(ven)
Lihat Juga :