Gubernur BI: Likuiditas Bank Tidak Lagi Ketat

Senin, 24 Oktober 2016 - 23:45 WIB
Gubernur BI: Likuiditas...
Gubernur BI: Likuiditas Bank Tidak Lagi Ketat
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) pada Kamis pekan lalu memutuskan menurunkan suku bunga acuan alias BI 7-day Reserve Repo Rate menjadi 4,75%. Hal ini dengan harapan bisa disesuaikan oleh suku bunga kredit perbankan, sehingga dapat disalurkan ke sektor riil. Namun harapan tersebut saat ini masih jauh panggang dari api.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Dermawan Martowardojo menjelaskan, beberapa waktu lalu, posisi likuiditas perbakan memang sempat mengetat. Hal ini lantaran penarikan dana dilakukan nasabah untuk mengikuti program amnesti pajak.

Jadi pengetatan itu sifatnya hanya sementara. Dan kini posisinya sudah longgar. Hal ini, diakui Agus, yang membawa BI menurunkan suku bunga acuan. "Saat ini memang kita meyakini adanya kelonggaran, kalau kemarin-kemarin ketat, itu hanya sementara saja," kata dia di Jakarta, Senin(24/10/2016).

Dengan kondisi sekarang yang sudah longgar, sejatinya perbankan sudah memiliki ruang untuk menyalurkan kredit lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya. Maka, BI pun memberikan sinyal akan mendorong tersedianya likuiditas di perbankan. (Baca: BI: Inflasi Sepanjang Tahun 2016 Bisa 3,1%)

"‎Posisi kita sekarang ini adalah bias longgar. Jadi bias longgar atau bias easing. Likuiditas pasti ada dan jumlah dana yang ditempatkan perbankan di Bank Indonesia ada di atas Rp300 triliun," tuturnya.

Selain itu jika dilihat secara makroekonomi, kondisi Indonesia juga baik dan terkendali. Baik dari sisi inflasi, defisit transaksi berjalan, nilai tukar rupiah dan pertumbuhan ekonomi. Hasil amnesti pajak juga sangat mendukung. "Maka dapat saya katakan, secara umum kondisi kita stabil dan baik," tutupnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Jaga Nilai Tukar Rupiah...
Jaga Nilai Tukar Rupiah Stabil, BI Repo Rate Bakal Ditahan
BI-Rate Tetap di Level...
BI-Rate Tetap di Level 6,25 Persen
Breaking News! BI Pangkas...
Breaking News! BI Pangkas Suku Bunga Jadi 6%
Tok! BI Turunkan Suku...
Tok! BI Turunkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,75 Persen
Perry Warjiyo Ungkap...
Perry Warjiyo Ungkap Ada Ruang Penurunan BI Rate di Penutup Tahun 2024
4 Kali Pangkas Suku...
4 Kali Pangkas Suku Bunga Acuan, Gubernur Perry: BI Rate Masih Bisa Turun Lagi
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
4 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
4 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
5 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
7 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
7 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
7 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved