Alasan Bank Dunia Tak Koreksi Pertumbuhan Ekonomi RI

Selasa, 25 Oktober 2016 - 11:14 WIB
Alasan Bank Dunia Tak...
Alasan Bank Dunia Tak Koreksi Pertumbuhan Ekonomi RI
A A A
JAKARTA - Bank Dunia menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia tetap kuat, meskipun pertumbuhan perekonomian global lebih lemah dari perkiraan. Practice Manager Bank Dunia untuk Makro Ekonomi dan Manajemen Fiskal di kawasan Asia Tenggara dan Pasifik untuk Indonesia Ndiame Diop mengatakan, Bank Dunia mempertahankan perkiraan dasar pertumbuhan product domestic bruto (PDB) dari laporan triwulanan perekonomian Indonesia pada Juni 2016 sebesar 5,1% di tahun 2016, dan 5,3% di tahun depan.

(Baca Juga: Darmin Sindir World Bank soal Prediksi Ekonomi Indonesia)

Dia menambahkan angka ini tidak dikoreksi untuk tahun depan, karena ada beberapa proyeksi yang diperkirakan Bank Dunia bisa mempertahankan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Proyeksi peningkatan pertumbuhan tahun ini dan tahun depan bergantung pada meningkatnya kontribusi dari investasi swasta pada pertumbuhan, sejalan dengan menurunnya biaya pinjaman, anggaran pemerintah yang lebih kredibel dan perubahan iklim investasi," kata Diop, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Selain itu, menurutnya konsumsi swasta juga diharapkan akan tetap kuat untuk menghadapi tekanan inflasi yang terkendali. Lebih lanjut dia menerangkan nilai rupiah yang stabil dan pengeluaran yang terkait dengan kegiatan pemilihan kepala daerah yang akan dimulai pada triwulan ke-4 akan menjadi sentimen positif.

"Selain itu, risiko fiskal telah mereda karena target penerimaan dan pengeluaran yang lebih realistis dalam Rancangan APBN (Anggan Pendapatan Belanja Negara) tahun 2017," paparnya.

Sedangkan dari sisi penerimaan, world bank melihat pemerintah sangat berharap pada rencana perubahan atas Undang-undang (UU) umum perpajakan, Undang-undang PPN, dan Undang-undang materai. "Serta kenaikan lebih lanjut dalam hal cukai, akan meningkatkan penerimaan pajak dan membantu mencapai target penerimaan di tahun depan," tutup Diop.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Prospek Bisnis Seiring...
Prospek Bisnis Seiring Pertumbuhan Ekonomi RI
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
10 menit yang lalu
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
53 menit yang lalu
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
1 jam yang lalu
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
3 jam yang lalu
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
4 jam yang lalu
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved