Investasi Pertamina di Blok Mahakam Bakal Masuk Cost Recovery

Selasa, 25 Oktober 2016 - 20:30 WIB
Investasi Pertamina...
Investasi Pertamina di Blok Mahakam Bakal Masuk Cost Recovery
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) hari ini menandatangani amandemen kontrak bagi hasil (production sharing contract/PSC) pengelolaan Blok Mahakam periode 2018-2038.

(Baca: Jalan Pertamina Kelola Blok Mahakam Makin Mulus)

Pasalnya, dengan adanya amandemen ini, investasi yang dikeluarkan Pertamina di awal masa transisi atau pada tahun depan akan dimasukkan dalam anggaran yang akan dikembalikan (cost recovery).

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan, alih kelola Blok Mahakam dari Total E&P Indonesie kepada Pertamina pada dasarnya baru dimulai pada 2018. Namun, dengan adanya amandemen ini maka Pertamina dapat memulai langkah transisi pengelolaan Blok Mahakam lebih awal, yaitu per 1 Januari 2017.

Pertamina melalui PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menyiapkan investasi senilai USD180 juta untuk tahun depan. Investasi tersebut dimaksudkan untuk menjaga tingkat produksi blok Mahakam setelah dilakukannya amandemen PSC Mahakam. Investasi yang dikeluarkan Pertamina tersebut akan dimasukkan sebagai cost recovery 2018‎.

"Isu utamanya bahwa SKK Migas dan ‎PHM setuju dengan merujuk pada Permen ESDM yang baru, bahwa PHM bisa melakukan pengeluaran untuk biaya operasional setelah amandemen ditandatangani sampai tanggal efektif PSC, dan pengeluaran itu akan diakui sebagai bagian dari cost recovery untuk 2018," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (25/10/2016).

Menurutnya, amandemen kontrak ini diperlukan karena PHM baru resmi jadi operator pada 1 Januari 2018. Sementara, jika merujuk proses pada umumnya, yang diperbolehkan masuk cost recovery hanya pengeluaran setelah tanggal PSC.

"Karena ini (Blok Mahakam) transisi, jadi diperlukan pengeluaran sebelum PSC, supaya PHM bisa melakukan pengeboran. Setelah dibor baru ditutup produksinya baru dikeluarkan 2018. Sehingga tidak akan drop produksinya," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kelola 2 Blok Migas...
Kelola 2 Blok Migas Raksasa, Pengamat: Pertamina Menjawab Keraguan
Gandeng Eni, Pertamina...
Gandeng Eni, Pertamina Resmi Kelola Blok Peri Mahakam
PHI Capai Produksi Minyak...
PHI Capai Produksi Minyak 47.800 Bph di Triwulan II/2021
GM PHM: Tantangan Kian...
GM PHM: Tantangan Kian Berat, Kami Tetap Optimistis
Cari Cadangan Ekonomis,...
Cari Cadangan Ekonomis, PHM Mulai Bor Sumur Eksplorasi TDE C-1X
Topang Produksi WK Mahakam,...
Topang Produksi WK Mahakam, PHM Mulai Proses Sail Away Jacket Proyek JSN
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
1 jam yang lalu
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
1 jam yang lalu
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
2 jam yang lalu
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
3 jam yang lalu
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
3 jam yang lalu
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
12 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved