Distribusikan BBM, Pekerja AMT Pertamina Janji Tak Mogok Kerja

Rabu, 26 Oktober 2016 - 21:31 WIB
Distribusikan BBM, Pekerja...
Distribusikan BBM, Pekerja AMT Pertamina Janji Tak Mogok Kerja
A A A
JAKARTA - Pekerja Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina Patra Niaga Depot Plumpang, Jakarta Utara membantah akan melalukan aksi mogok pada 1 November 2016 dan berjanji akan tetap bekerja seperti biasa.

"Kami di sini hanya berniat bekerja menghidupi keluarga dan bukan mencari musuh. Jadi, kami sepakat untuk bekerja seperti biasa dan tidak akan ikut aksi," tegas perwakilan AMT Pertamina Patra Niaga Hendra Setiawan dalam rilisnya di Jakarta, Rabu (26/10/2016).

Menurut dia, adanya rencana aksi mogok yang akan digelar pada 1 November 2016 adalah tindakan oknum. Selama bergabung di AMT dia dan teman-temannya juga tidak pernah mengenal Federasi Buruh Transportasi Pelabuhan Indonesia (FBTPI).

Karena itu, pihaknya akan maksimal bekerja untuk mendistribusikan BBM ke Jabodetabek. "Kalau benar ada aksi kami akan tetap bekerja, sehingga pendistribusian BBM berjalan dengan baik," paparnya.

Hendra menuturkan, aksi yang akan digelar oknum-oknum tersebut tidak akan melumpuhkan peredaran BBM di Jakarta. Karena, jika mereka beraksi juga ada sopir cadangan yang siap memberikan bantuan untuk mendistribusikan BBM.

Apalagi, lanjut dia, aksi yang akan digelar hanya berjumlah puluhan pekerja. Sementara yang tergabung di AMT mencapai 1.200 pekerja.

"Kalau ada yang mogok 100 orang tidak akan mengganggu. Kami tidak menghiraukan yang penting kami sebagai pekerja, niat bekerja untuk anak istri. Itu komitmen kami," jelasnya.

Sementara, Manager Operasional PT Sapta Sarana Sejahtera (PT SSS) Abdul Khoir sebagai perusahaan penyedia tenaga kerja AMT mengatakan, para pekerja AMT yang menamakan dirinya sebagai anggota Serikat Buru Transportasi Perjuangan Indonesia-Federasi Buruh Transpoetasa Pelabuhan Indpnesa (SBTPI-FBTPI) dan berencana melakukan mogok kerja pada 1 November hanya segelintir dari 1.200 AMT yang ada di bawah PT SSS.

"Mereka hanya sekitar 80 orang. Tidak sampai 10% dari total sopir yang berada di bawah manajamen kami," kata Khoir.

Kendati demikian, pihaknya tidak berharap rencana mogok tersebut sampai terjadi. "Kalau itu terjadi, kami sudah menyiapkan sejumlah langkah, di antaranya menyiapkan AMT cadangan dengan jumlah yang cukup sesuai kebutuhan dibantu juga personil dari TNI. Jadi kami tidak khawatir," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Catatan Sri Mulyani:...
Catatan Sri Mulyani: Uang Subsidi Ratusan Triliun Disedot Menengah Atas
Tantangan Distribusi...
Tantangan Distribusi BBM Bersubsidi di Tahun Baru 2025
Menjaga Kuota BBM Subsidi...
Menjaga Kuota BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina optimalkan Teknologi
Polisi Kawal Truk Pengangkut...
Polisi Kawal Truk Pengangkut BBM di Kabupaten Solok, Ada Apa?
Penugasan BBM dan LPG...
Penugasan BBM dan LPG Dilaksanakan Subholding Commercial & Trading, Pertamina Pastikan Distribusi Efektif dan Efisien
Kawal Distribusi BBM...
Kawal Distribusi BBM Subsidi, Pertamina Jamin Stok Aman hingga Akhir 2022
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
7 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
7 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
8 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
8 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved