Menjaga Kuota BBM Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina optimalkan Teknologi
Senin, 22 Juli 2024 - 07:08 WIB
loading...
Pertamina dinilai mampu menjaga kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi tepat sasaran melalui sistem dan teknologi informasi yang digunakan BUMN energi tersebut. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pertamina dinilai mampu menjaga kuota bahan bakar minyak (BBM) subsidi tepat sasaran melalui sistem dan teknologi informasi yang digunakan BUMN energi tersebut. Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad menerangkan, penggunaan teknologi informasi tersebut bisa mengurangi risiko penyalahgunaan BBM bersubsidi .
"Melalui teknologi informasi, Pertamina bisa menjaga kuota BBM subsidi agar tepat sasaran. Meski tentu saja, tetap harus ditingkatkan,” kata Tauhid di Jakarta, Kamis (18/7).
Baca Juga: Wanti-wanti Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Legislator Beri Catatan Ini
Menurutnya, dengan penggunaan teknologi informasi, perusahaan bisa memastikan kendaraan mana saja yang boleh membeli BBM bersubsidi plus batasan volume yang boleh dibeli. "Teknologi tersebut mendeteksi nomor kendaraan dan jenis yang boleh menggunakan BBM subsidi," katanya pula.
Namun demikian, katanya lagi, diharapkan ke depan Pertamina bisa terus menjaga agar kuota BBM subsidi lebih tepat sasaran, antara lain melalui perbaikan dan peningkatan teknologi tersebut.
Melalui upaya tersebut, dia berharap BUMN energi itu bisa lebih menekan risiko penyalahgunaan, termasuk kemungkinan penyalahgunaan barcode. Baca Juga: Beban Keuangan Negara Disebut Terkena Pukulan Ganda Sekaligus, Apa Itu?
Dengan improvement teknologi, katanya lagi, diharapkan bisa mendeteksi sejauh mana jarak yang sudah ditempuh kendaraan pengguna BBM subsidi, apakah ada penambahan kuota BBM subsidi yang digunakan atau tidak sehingga bisa dipastikan BBM yang dibeli memang untuk kepentingan transportasi.
"Melalui teknologi informasi, Pertamina bisa menjaga kuota BBM subsidi agar tepat sasaran. Meski tentu saja, tetap harus ditingkatkan,” kata Tauhid di Jakarta, Kamis (18/7).
Baca Juga: Wanti-wanti Soal Pembatasan BBM Bersubsidi, Legislator Beri Catatan Ini
Menurutnya, dengan penggunaan teknologi informasi, perusahaan bisa memastikan kendaraan mana saja yang boleh membeli BBM bersubsidi plus batasan volume yang boleh dibeli. "Teknologi tersebut mendeteksi nomor kendaraan dan jenis yang boleh menggunakan BBM subsidi," katanya pula.
Namun demikian, katanya lagi, diharapkan ke depan Pertamina bisa terus menjaga agar kuota BBM subsidi lebih tepat sasaran, antara lain melalui perbaikan dan peningkatan teknologi tersebut.
Melalui upaya tersebut, dia berharap BUMN energi itu bisa lebih menekan risiko penyalahgunaan, termasuk kemungkinan penyalahgunaan barcode. Baca Juga: Beban Keuangan Negara Disebut Terkena Pukulan Ganda Sekaligus, Apa Itu?
Dengan improvement teknologi, katanya lagi, diharapkan bisa mendeteksi sejauh mana jarak yang sudah ditempuh kendaraan pengguna BBM subsidi, apakah ada penambahan kuota BBM subsidi yang digunakan atau tidak sehingga bisa dipastikan BBM yang dibeli memang untuk kepentingan transportasi.
Lihat Juga :