Rugi Rp800 M Jual BBM Satu Harga, Jonan: Itu Kecil Buat Pertamina

Kamis, 27 Oktober 2016 - 17:15 WIB
Rugi Rp800 M Jual BBM...
Rugi Rp800 M Jual BBM Satu Harga, Jonan: Itu Kecil Buat Pertamina
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menilai, PT Pertamina (Persero) tidak akan rugi meski harus menjual bahan bakar minyak (BBM) satu harga di seluruh Indonesia. Padahal, ongkos distribusi yang dibutuhkan Pertamina untuk mencapai daerah pelosok mencapai Rp800 miliar.

Dia memahami, ongkos distribusi BBM akan semakin mahal jika lokasi yang dituju semakin jauh. Terlebih, infrastruktur jalan di wilayah timur Indonesia masih sangat minim. Namun, Presiden Jokowi telah menegaskan bahwa harga BBM harus satu harga di seluruh Indonesia.

"Kalau Anda tanya biaya dtribusinya makin timur makin mahal, ya enggak apa-apa, kan arahan Presiden begitu. Secara keseluruhan bisnis Pertamina tidak akan merugi kalau Pak Dirut Pertamina katakan tambahannya mungkin Rp800 miliar. Itu mah kecil untuk Pertamina," katanya di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (27/10/2016).

Mantan Menteri Perhubungan ini menyebutkan, laba kotor yang diperoleh Pertamina tiap tahunnya mencapai Rp40 triliun. Dengan demikian, ongkos distribusi BBM sebesar Rp800 miliar hanya sekitar 2% dari keuntungan tersebut. (Baca: Jonan Tegaskan BBM Satu Harga untuk Premium dan Solar)

"Untungnya Pertamina itu Rp40 triliun, dikurangi Rp800 miliar doesn't matter lah. Ya kan kalau laba sebelum pajaknya Rp40 triliun, tergerus Rp800 miliar kan cuma 2%," imbuh dia.

Dan penerapan BBM satu harga, sambung mantan Bos PT Kereta Api Indonesia (Persero) ini, semata untuk memberikan keadilan untuk seluruh rakyat Indonesia. Sebab, masyarakat di Pulau Jawa selama ini telah menikmati harga BBM murah, sementara di timur Indonesia harganya masih sangat mahal.

"Saya kira yang paling utama adalah harga BBM yang merata yang sama di seluruh Indonesia, itu tujuannya untuk keadilan sosial. Jadi lebih baik kan," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tingkatkan Kemudahan...
Tingkatkan Kemudahan Berusaha, Kementerian ESDM Luncurkan Formulir Standar Spesifik UKL/UPL Kegiatan Usaha Migas
EV Funday, Pertamina...
EV Funday, Pertamina Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik
Tok, Pertamina dan Kementerian...
Tok, Pertamina dan Kementerian ESDM Sepakat Harga BBM Tak Turun
Petani Mendapat Sosialisasi...
Petani Mendapat Sosialisasi Keamanan Seiring Gas JTB Mulai Dialirkan
Siap Bangun Kilang,...
Siap Bangun Kilang, Indonesia Targetkan Tidak Lagi Impor BBM Tahun 2026
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Berita Terkini
M2P Fintech Dorong Industri...
M2P Fintech Dorong Industri Keuangan Perkuat Sistem Anti-Fraud Berbasis AI
5 menit yang lalu
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
18 menit yang lalu
Said Iqbal Minta Pajak...
Said Iqbal Minta Pajak JHT Dihapus bagi Seluruh Penerima
38 menit yang lalu
Sinergi Berkelanjutan,...
Sinergi Berkelanjutan, bank bjb Dukung Percepatan Program Rumah Layak Huni melalui BSPS 2026
54 menit yang lalu
Dukung Sekolah Rakyat,...
Dukung Sekolah Rakyat, SIG Pasok Material Konstruksi Ramah Lingkungan di 4 Provinsi
55 menit yang lalu
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
1 jam yang lalu
Infografis
Harga BBM Pertamina...
Harga BBM Pertamina Resmi Turun Lagi per 1 Oktober 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved