IHSG Menanti Momentum Cetak Rekor Tertinggi
Jum'at, 28 Oktober 2016 - 08:23 WIB
IHSG Menanti Momentum Cetak Rekor Tertinggi
A
A
A
JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan akhir pekan diperkirakan oleh Analis PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya akan bergerak pada kisaran level 5.381 menuju 5.488. Menurutnya pasar saham Tanah Air hari ini menunjukkan potensi penguatan yang belum terhenti.
"Rentang konsolidasi yang wajar dengan tekanan yang cukup minim. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi pergerakan IHSG sedang menanti momentum untuk dapat mencetak rekor tertinggi baru," terang William di Jakarta, Jumat (28/10/2016).
Lebih lanjut dia menerangkan support 5.381 merupakan support terdekat yang pelu diuji kekuatannya dengan target resistance terdekat pada level 5.488. Sementara kemarin, IHSG berhasil ditutup menghijau ke level 5.416,84 dengan tambahan 0,32% atau setara dengan 17,16 poin.
(Baca Juga: IHSG Perkasa Sepanjang Hari, Bursa Asia Ditutup Variatif)
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia sebelumnya tercatat Rp8,98 triliun dengan 36,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp678,9 miliar dengan aksi jual asing Rp2,70 triliun dan aksi beli Rp2,02 triliun. Tercatat di akhir perdagangan kemarin 152 saham menguat, 170 saham melemah dan 104 saham stagnan.
William menambahkan pada hari ini IHSG berpotensi menguat dan memilih sejumlah saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar. "PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS), PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) dan PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI)," paparnya.
Selanjutnya ada juga PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) serta PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) termasuk beberapa saham yang bisa dicermati akhir pekan ini.
"Rentang konsolidasi yang wajar dengan tekanan yang cukup minim. Hal ini menunjukkan bahwa kondisi pergerakan IHSG sedang menanti momentum untuk dapat mencetak rekor tertinggi baru," terang William di Jakarta, Jumat (28/10/2016).
Lebih lanjut dia menerangkan support 5.381 merupakan support terdekat yang pelu diuji kekuatannya dengan target resistance terdekat pada level 5.488. Sementara kemarin, IHSG berhasil ditutup menghijau ke level 5.416,84 dengan tambahan 0,32% atau setara dengan 17,16 poin.
(Baca Juga: IHSG Perkasa Sepanjang Hari, Bursa Asia Ditutup Variatif)
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia sebelumnya tercatat Rp8,98 triliun dengan 36,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp678,9 miliar dengan aksi jual asing Rp2,70 triliun dan aksi beli Rp2,02 triliun. Tercatat di akhir perdagangan kemarin 152 saham menguat, 170 saham melemah dan 104 saham stagnan.
William menambahkan pada hari ini IHSG berpotensi menguat dan memilih sejumlah saham yang dapat diperhatikan pelaku pasar. "PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS), PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF), PT PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP) dan PT Astra Agro Lestari Tbk. (AALI)," paparnya.
Selanjutnya ada juga PT H.M. Sampoerna Tbk. (HMSP), PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) serta PT Unilever Indonesia Tbk. (UNVR) termasuk beberapa saham yang bisa dicermati akhir pekan ini.
(akr)
Lihat Juga :