Izin Susah, Investor Asing Ragu Taruh Duit di Indonesia

Selasa, 01 November 2016 - 15:18 WIB
Izin Susah, Investor...
Izin Susah, Investor Asing Ragu Taruh Duit di Indonesia
A A A
JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengungkapkan, untuk menggaet investasi asing (Foreign Direct Investment/FDI) masuk ke Indonesia masih terbilang sulit. Pasalnya masih banyak investor asing yang merasa iklim usaha di Tanah Air tidak kondusif.

Menteri PPN atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, investor asing masih banyak melakukan pertimbangan sebelum memutuskan berinvestasi di Tanah Air. Terkecuali menurutnya bagi mereka yang sudah memiliki pangsa pasar besar.

"Tantangan menciptakan lapangan kerja, yakni investasi FDI banyak yang sulit masuk, banyak pertimbangan. Biasanya yang masuk yang sudah yakin punya market besar, yang belum biasanya ragu-ragu bahkan keluar," ujarnya di Jakarta, Selasa (1/11/2016).

Lebih lanjut dia menjelaskan, para investor Asiang masih memandang Indonesia belum bisa kompetitif dari sisi perizinan. Sehingga, investor asing kerap berpikir ulang buat menanamkan uangnya.

"Mereka lihat Indonesia masih belum kompetitif, belum ada masalah perizinan amdal. Kalau butuh lokasi pakai lokasi hutan pinjam pakai, soal sertifikat tanah, soal hukum. Sehingga, investor luar berpikir ulang ke Indonesia," papar Bambang.

Namun, menurutnya ada salah satu sektor investasi yang menarik yakni di bidang infrastruktur. Hal ini disebabkan tidak ada lagi persoalan perizinan karena proyeknya sudah pasti jadi prioritas pemerintah.

"Infrastruktur bisa menarik cepat karena barangnya sudah ada, enggak ada soal izin karena sudah ada tempatnya. Paling tidak saat masa konstruksi kalau kita membangun, terus bisa pindah ke proyek lain. Ini jadi solusi ciptakan lapangan kerja," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian Investasi...
Kementerian Investasi Ungkap Kabar Terbaru Izin E-commerce TikTok
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Pakar Hukum Sebut Prosedur...
Pakar Hukum Sebut Prosedur IUP untuk Kepentingan Nasional
Permudah Legalitas UMKM...
Permudah Legalitas UMKM Berupa NIB, Kementerian Investasi Gandeng BRI
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved