BPS Nyatakan Impor Cabai Tidak Haram

Selasa, 01 November 2016 - 16:12 WIB
BPS Nyatakan Impor Cabai...
BPS Nyatakan Impor Cabai Tidak Haram
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan tidak ada kata haram jika memang akhirnya pemerintah harus melakukan impor cabai merah akibat suplai yang terganggu dan harga yang tinggi. Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Sasmito Hadi Wibowo, hal tersebut lumrah dilakukan untuk menjaga gejolak harga di dalam negeri akibat cabai merah.

Seperti diketahui, harga cabai merah di hampir seluruh wilayah Indonesia mengalami kenaikan akibat suplai yang terbatas. Hal ini lantaran banyak tanaman cabai yang rusak dan bunganya yang rontok akibat musim penghujan yang saat ini terjadi di Indonesia.

"Nah kita ada dua cara (untuk menjaga harga cabai), kalau mau paling gampang dengan impor. Kalau pemerintah enggak intervensi harga, ya harus impor. Itu enggak haram kok," kata dia, Jakarta (1/11/2016).

Indonesia, lanjut dia, pernah juga melakukan impor cabai beberapa waktu lalu ke Vietnam. Namun memang, Sasmito mengakui, rasanya tidak sesedap cabai lokal Indonesia yang sudah terkenal pedas. (Baca: Penjelasan BPS Harga Cabai Sumbang Inflasi Cukup Tinggi)

"Pernah kita impor dari Vietnam. Tapi kurang sedap, enggak cocok rasanya di lidah kita. Karena kurang pedas, tidak seenak cabai merah kita," ungkap dia.

Bagi para penikmat cabai, disarankan Sasmito, untuk bersabar menghadapi gejolak harga dan suplai yang terbatas dari cabai ini. Karena biasanya umur cabai hingga waktunya dipanen membutuhkan waktu tiga bulan sampai dia betul-betul siap dinikmati.

"Kalau mau sabar ya tunggu tiga bulan, sampai berbuah lagi. Tapi ini (gejolak harga dan suplai) cuma sebentar kok, musiman saja. Makanya pemerintah perlu memutuskan, perlu atau tidak adanya intervensi," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inflasi Juni 2022 Capai...
Inflasi Juni 2022 Capai 0,61%, Cabai Merah Jadi Biang Kerok
Inflasi Tahunan Juni...
Inflasi Tahunan Juni 2022 Capai 4,35%, Tertinggi Sejak 5 Tahun Silam
Harga Cabai Meroket,...
Harga Cabai Meroket, Inflasi Juli 2022 Capai 0,64%
Tertinggi dalam 7 Tahun,...
Tertinggi dalam 7 Tahun, Inflasi Tahunan Juli 2022 Tembus 4,94%
BPS Catat Inflasi November...
BPS Catat Inflasi November Sebesar 0,38 persen
Harga Cabai Merah Turun,...
Harga Cabai Merah Turun, Indonesia Deflasi 0,15% di Januari 2026
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved