Belum Tepat Sasaran, Penyaluran Elpiji 3 Kg Diminta Seperti Raskin

Rabu, 02 November 2016 - 15:55 WIB
Belum Tepat Sasaran,...
Belum Tepat Sasaran, Penyaluran Elpiji 3 Kg Diminta Seperti Raskin
A A A
JAKARTA - Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik Sofyano Zakaria meminta pemerintah membuat skema penyaluran elpiji subsidi 3 kilogram sama seperti program Beras untuk Rumah Tangga Miskin (Raskin). Skema tersebut dinilai paling tepat karena selama ini penggunaan elpiji 3 Kg belum tepat sasaran.

Sofyano mengatakan, pemerintah harus membuat peraturan tegas menetapkan elpiji bersubsidi hanya bagi kepentingan alat memasak rumah tangga orang tidak mampu dan atau usaha mikro. Pengguna yang berhak untuk itu ditetapkan dari hasil pendataan langsung dan seakurat mungkin.

"Pemerintah harusnya mampu menetapkan dengan alas hukum yang tegas, bahwa penerima subsidi elpiji setidaknya mereka yang selama ini tercatat sebagai penerima beras miskin. Ini akan lebih bisa diterima setiap pihak ketimbang membuat parameter lain tentang apa yang dimaksud dengan orang miskin atau rentan miskin," ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (2/11/2016).

Dia menjelaskan, pendistribusian beras miskin untuk rakyat miskin telah terbukti terselenggara dengan baik. Raskin diterima masyarakat sebagai jaring sosial bagi masyarakat. Dan telah terbukti mampu meringankan beban rakyat miskin.

"Pendistribusian elpiji bersubsidi untuk orang miskin harusnya melibatkan Kementerian Sosial yang menjadi domainnya dan di bawah kendali Kementerian Koordinator Pemberdayaan Manusia," kata Sofyano.

Menurut Sofyano, ketika pemerintah menetapkan dengan menggunakan data penerima beras miskin ini maka punya efek psikologis yang bisa membuat malu orang yang tidak mau disebut orang miskin, jika mereka membeli elpiji 3 kg. Dan tabung elpiji 3 kg untuk orang miskin harus diberi ciri khusus sehingga setiap orang bisa tahu penggunanya adalah orang miskin.

"Harga jual elpiji bersubsidi 3 Kg yang sudah sekitar 15 tahun tidak pernah dikoreksi jadi naik, karena pada dasarnya telah mengelabui masyarakat secara terbuka," tuturnya.

Pemerintah, lanjut dia, berdasarkan Permen ESDM sudah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) elpiji bersubsidi sejak 15 tahun lalu sebesar Rp4.250/Kg. Tapi nyatanya masyarakat tidak pernah membayar untuk satu tabung elpiji bersubsidi sebesar itu. Masyarakat membeli dari penyalur akhir yakni pengecer dengan harga antara Rp20.000/tabung sampai Rp30.000/tabung.

"Anehnya, tentang harga yang tidak mengacu harga yang ditetapkan pemerintah, rakyat nyaris tidak mempermasalahkannya. Jadi bisa disimpulkan bahwa masyarakat memiliki kemampuan membeli elpiji 3 Kg," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LPG Orang Miskin Masih...
LPG Orang Miskin Masih Disasar Orang Kaya, Ini Penyebabnya!
LPG 3 Kg Hanya Ada di...
LPG 3 Kg Hanya Ada di Pangkalan Resmi, Hidup Kelas Bawah Makin Sulit
LPG Masih Impor 70%,...
LPG Masih Impor 70%, Bahlil Minta Masyarakat Tidak Boros
Mendorong Masyarakat...
Mendorong Masyarakat Beralih ke Bright Gas lewat Gelaran Promo
Harga LPG Naik, Pedagang:...
Harga LPG Naik, Pedagang: Masyarakat Bisa Pindah ke Tabung Melon
Tips Menghemat LPG,...
Tips Menghemat LPG, Dijamin Awet Meski Masak Setiap Hari
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
2 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
5 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
6 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
7 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
7 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
9 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Selasa 3 Maret 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved