Rupiah Dibuka Memburuk Saat USD Stabil terhadap Yen

Selasa, 08 November 2016 - 10:33 WIB
Rupiah Dibuka Memburuk...
Rupiah Dibuka Memburuk Saat USD Stabil terhadap Yen
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka sedikit lesu setelah pada perdagangan kemarin ditutup di zona merah. Pelemahan mata uang Garuda hari ini terjadi saat USD stabil terhadap yen.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.090/USD. Posisi ini memburuk dari posisi kemarin di level Rp13.082/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah dibuka di level Rp13.085/USD atau tidak lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.069/USD dengan kisaran kisaran harian Rp13.057-Rp13.086/USD.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah pagi ini dibuka pada level Rp13.082/USD atau seikit membaik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.086/USD. Namun, pada pukul 10.00 WIB berterak ke level Rp13.088/USD dengan kisaran harian Rp13.075-Rp13.099/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas pagi ini berada pada level Rp13.082/USD atau membaik dibanding penutupan kemarin di level Rp13.095/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (8/11/2016) USD pada hari ini tercatat stabil di Asia, menjaga keuntungan yang dibuat di sesi sebelumnya pada prospek pertumbuhan kemenangan bagi calon presiden AS dair Partai Demokrat Hillary Clinton setelah FBI menghentikan penyelidikan atas email pribadi Hillary.

USD cukup ceria dari kemerosotan baru-baru ini dan menguat terhadap rival. Greenback stabil terhadap safe haven yen di level 104,43, jauh di atas posisi terendah satu bulan di posisi 102,54.

"Saya pikir sebagian besar orang mengharapkan Clinton menjadi Presiden AS, seperti yang ditunjukkan oleh lonjakan pasar saham," kata Kaneo Ogino, direktur perusahaan riset valuta asing global-info Co di Tokyo.

Selain itu, euro sedikit lebih tinggi terhadap USD ke level 1,1043, tapi juga masih melemah dari posisi akhir pekan kemarin di level 1,1143, tertinggi sejak 11 Oktober.

Indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, berdiri di level 97,771, jauh di atas posisi terendahnya pada Jumat kemarin di level 96,894, terendah sejak 10 Oktober.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
56 menit yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
1 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
1 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
2 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
2 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar 26 Jalan Tol...
Daftar 26 Jalan Tol yang Diskon hingga 20% saat Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved