Bank Sampoerna Bukukan Pertumbuhan Kredit 31%

Rabu, 09 November 2016 - 01:39 WIB
Bank Sampoerna Bukukan...
Bank Sampoerna Bukukan Pertumbuhan Kredit 31%
A A A
JAKARTA - Mengakhiri kuartal III 2016, Kinerja keuangan Bank Sampoerna masih menunjukkan performa dan pertumbuhan yang positif. Meski keadaan ekonomi secara global belum stabil, Bank Sampoerna masih mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp28,4 miliar.

Laba Bersih ini ditopang antara lain dari pertumbuhan penyaluran kredit sebesar 31% secara YoY, menjadi Rp5,6 triliun. Sehingga berpengaruh pada peningkatan Pendapatan Bunga Bersih sebesar Rp77,3 miliar (naik 37% YoY), dari semula Rp206,5 miliar pada September 2015 menjadi Rp283,8 miliar pada September tahun ini.

"Sedangkan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga masih didominasi dana murah yaitu tabungan, yang mengalami pertumbuhan Rp192,7 miliar atau naik 63% secara YoY," kata Direktur Utama Bank Sampoerna Ali Rukmijah dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (8/11/2016).

Dengan kenaikan dana murah tersebut, CASA rasio Bank Sampoerna menjadi sebesar 12%, mengalami peningkatan sebesar 2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Menurutnya, pencapaian ini membuktikan bahwa Bank Sampoerna efektif dalam mengelola dana murahnya dan tingkat kepercayaan nasabah tetap terjaga dengan baik.

“Di tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil hingga akhir kuartal III 2016, dan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan hanya 5% pada tahun 2016, Bank Sampoerna masih mencatatkan tren kinerja yang positif," jelasnya.

Di sisi lain, dalam mendukung Program Laku Pandai yang dicanangkan OJK, Bank Sampoerna bersama PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk dan PT Midi Utama Indonesia Tbk (pemilik jaringan Alfamart dan Alfamidi) melakukan grand launching produk TASAKU (Tabungan Sampoerna-AlfamartKu) pada akhir Oktober 2016 lalu.

Dia melanjutkan, sebelum grand launching, pilot project TASAKU berjalan selama periode April hingga Oktober 2015 ini, mampu melayani lebih 7.000 nasabah melalui 35 gerai Alfamart dan Alfamidi. Saat ini nasabah TASAKU akan dapat dilayani di 200 gerai Alfamart dan Alfamidi yang tersebar di Kota Surabaya dan Sidoarjo.

"Penambahan gerai dengan jumlah yang cukup banyak ini dilakukan karena tingginya antusiasme masyarakat terhadap TASAKU pada pilot project sebelumnya," tambah Direktur UKM, Funding, FI dan Jaringan Kantor Bank Sampoerna, Ong Tek Tjan.

Dia menuturkan, target perseroan dengan bertambahnya jumlah gerai Alfamart dan Alfamidi yang melayani TASAKU, akan dapat menjaring sedikitnya 20.000 nasabah hingga akhir tahun 2016.

Sementara itu, Rasio Keuangan Bank Sampoerna posisi September 2016, antara lain Capital Adequacy Ratio (CAR) dapat dijaga pada level 18,7%, Return on Equity (ROE) sebesar 3,9%, Net Interest Margin (NIM) sebesar 5,5%, Return On Asset (ROA) sebesar 0,8%. Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) tercatat 93,9% serta Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 95,0%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sampoerna Mobile Banking...
Sampoerna Mobile Banking Tampil dengan Wajah Baru: Lebih Segar, Praktis, dan Aman
PT MNC Guna Usaha Indonesia...
PT MNC Guna Usaha Indonesia dan Bank Sahabat Sampoerna Perkukuh Kerja Sama
Pelaku UMKM Didorong...
Pelaku UMKM Didorong Tembus Pasar Ekspor demi Indonesia Emas 2045
Kunjungi Nasabah di...
Kunjungi Nasabah di Cipayung, Bank Sampoerna Tegaskan Komitmen Pemberdayaan UMKM
Gandeng Fintech P2P,...
Gandeng Fintech P2P, Bank Sampoerna Perluasan Layanan Keuangan Digital
Sambut Natal 2024, Bank...
Sambut Natal 2024, Bank Sampoerna Salurkan Dana Pendidikan bagi Anak-Anak Panti Asuhan Pintu Elok
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
9 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
5 Bank BUMN Diguyur...
5 Bank BUMN Diguyur Rp200 Triliun, Segini Rincian Porsinya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved