Menunggu Hasil Pemilu AS, Wall Street Ditutup Menguat

Rabu, 09 November 2016 - 07:53 WIB
Menunggu Hasil Pemilu...
Menunggu Hasil Pemilu AS, Wall Street Ditutup Menguat
A A A
NEW YORK - Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup naik untuk sesi kedua berturut-turut, karena investor menaruh perhatian pada kandidat calon presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton akan memenangkan pilpres AS.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (9/11/2016), setelah memulai sesi dengan penurunan tipis, Indeks Dow Jones industrial average berakhir naik 0,4% di level 18.332,43, S & P 500 naik 0,38% menjadi 2.139,53, dan Nasdaq Composite bertambah 0,53% menjadi 5.193,49.

Data perusahaan VoteCastr, yang memberikan informasi pemilu real-time melalui outlet berita, termasuk Slate, menunjukkan Clinton dengan memimpin awal di antara pemilih di Florida. Beberapa investor mengatakan data VoteCastr ini mendorong harga saham lebih tinggi, meskipun banyak mempertanyakan keakuratannya.

Clinton memiliki kesempatan 90% mengalahkan Trump, menurut Reuters/Ipsos dari jajak pendapat kemarin. "Taruhan pasar bahwa kemenangan Clinton akan mengangkat atas ketidakpastian kita menghadapi dua pekan terakhir," kata Michael James, direktur perdagangan ekuitas Wedbush Securities di Los Angeles.

The CBOE Volatilitas Indeks .VIX, dijuluki Wall Street "mengukur ketakutan," dibalik peningkatan awal dan turun 0,9% setelah pada Senin membukukan penurunan terbesar satu hari sejak akhir Juni.

IShares MSCI Mexico Capped ETF (EWW.P),
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Bangkit...
Wall Street Bangkit Ditopang Dua Raksasa Teknologi
Ditopang Saham-saham...
Ditopang Saham-saham Bank, Wall Street Dibuka Naik
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Berita Terkini
PLN EPI Perluas Kemitraan...
PLN EPI Perluas Kemitraan Global Bangun Rantai Pasok Hidrogen Hijau
7 jam yang lalu
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
7 jam yang lalu
PT Astra International...
PT Astra International Tbk: Dari Rumah Koran di Desa Sejahtera Astra Kanreapia Menjadi Sentra Sayuran di Sulawesi Selatan
7 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Majalengka dan Subang
8 jam yang lalu
Lepas dari Pertamina,...
Lepas dari Pertamina, Pelita Air Bakal Gabung di Bawah Garuda Indonesia
8 jam yang lalu
Ekonomi Restoratif Digagas...
Ekonomi Restoratif Digagas Jadi Jembatan Pembangunan Hijau Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved