Parah! Rupiah dan IHSG Siang Ini Ambruk
Rabu, 09 November 2016 - 12:39 WIB
Parah! Rupiah dan IHSG Siang Ini Ambruk
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada sesi siang hari ini tersungkur semakin parah, meski pada tadi pagi dibuka sedikit menguat. Memburukan mata uang Garuda terjadi di tengah anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah siang ini anjlok semakin parah hingga ke level Rp13.211/USD dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.079/USD. Pada sesi I ini rupiah berada di kisaran Rp13.015- Rp13.240/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg berada di level Rp13.234/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat semakin memburuk alias anjlok dibanding penutupan kemarin di level Rp13.084/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.052-Rp13.255/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.084/USD. Posisi ini membaik dari posisi kemarin di level Rp13.090/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini anjlok sangat parah hingg 2,06% atau 112,48 poin ke level 5.358,20 setelah pada perdagangan tadi pagi dibuka naik tipis 6,71 poin atau setara dengan 0,12% ke level 5.477,39. Pada perdagangan kemarin berakhir melonjak tajam hingga 84,47 poin atau 1,57% ke level 5.470,68.
Bahkan, semua sektor saham dalam negeri berada di jalur merah. Sektor dengan pelemahn terdalam adalah pertambangan yang anjlok 2,80% disusul sektor infrstruktur yang turun 2,26%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,41 triliun dengan 6,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp242,95 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,34 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,10 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 58 saham menguat, 240 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Indofarma Tbk (INAF), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Link Net Tbk (LINK). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Panins Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI).
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah siang ini anjlok semakin parah hingga ke level Rp13.211/USD dibanding sebelumnya pada posisi Rp13.079/USD. Pada sesi I ini rupiah berada di kisaran Rp13.015- Rp13.240/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg berada di level Rp13.234/USD. Pergerakan mata uang Garuda hari ini tercatat semakin memburuk alias anjlok dibanding penutupan kemarin di level Rp13.084/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.052-Rp13.255/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka di level Rp13.084/USD. Posisi ini membaik dari posisi kemarin di level Rp13.090/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini anjlok sangat parah hingg 2,06% atau 112,48 poin ke level 5.358,20 setelah pada perdagangan tadi pagi dibuka naik tipis 6,71 poin atau setara dengan 0,12% ke level 5.477,39. Pada perdagangan kemarin berakhir melonjak tajam hingga 84,47 poin atau 1,57% ke level 5.470,68.
Bahkan, semua sektor saham dalam negeri berada di jalur merah. Sektor dengan pelemahn terdalam adalah pertambangan yang anjlok 2,80% disusul sektor infrstruktur yang turun 2,26%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,41 triliun dengan 6,65 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp242,95 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp1,34 triliun dan aksi beli sebesar Rp1,10 triliun. Tercatat di akhir perdagangan hari ini 58 saham menguat, 240 saham melemah dan 71 saham stagnan.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Indofarma Tbk (INAF), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Link Net Tbk (LINK). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Astra International Tbk (ASII), PT Panins Sekuritas Tbk (PANS), dan PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI).
(izz)
Lihat Juga :