BPJSTK Siap Perbesar Porsi Investasi Langsung ke Proyek Infrastruktur

Kamis, 10 November 2016 - 03:16 WIB
BPJSTK Siap Perbesar...
BPJSTK Siap Perbesar Porsi Investasi Langsung ke Proyek Infrastruktur
A A A
JAKARTA - BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) siap menjadi penggerak utama pembangunan infrastruktur nasional. BPJSTK sedang mengusulkan kepada pemerintah agar merevisi aturan PP Nomor 55/2015 tentang Perubahan PP Nomor 99/2013 tentang Pengelolaan Aset Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Direktur Pengembangan Investasi BPJSTK, Khrisna Syarif mengatakan, pihaknya siap mendukung pembangunan infrastruktur dengan memperbesar porsi investasi langsung. Dirinya mengakui ingin memperbesar ruang untuk investasi langsung dari 5% menjadi 15% dari nilai aset kelolaan Rp246 triliun.

“Kami mengusulkan porsinya dinaikkan menjadi 15% atau lebih. Karena di luar negeri bisa mencapai 30% ruang untuk investasi langsung. Dengan begitu kami bisa lebih optimal mendukung program pembangunan infrastruktur dari pemerintah,” ujar Khrisna di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Dia semakin optimistis karena saat ini semakin banyak investor besar yang siap mendukung sebagai co-investor di proyek yang didanai BPJSTK. Investasi tersebut dalam bentuk foreign direct investment yang akan siap didukung Islamic Development Bank (IDB), BPJS dari Malaysia, hingga private equity lokal. “Banyak yang menyatakan minat untuk investasi langsung menjadi co-investor. Sehingga harus ada penyempurnaan regulasi terlebih dahulu. Kami butuh dukungan, khususnya dari Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan, Naufal Mahfudz mengatakan, pihaknya menyiapkan pengembangan SDM untuk mendukung BPJSTK dalam investasi. Saat ini BPJSTK juga memiliki peran besar dalam menggerakkan investasi dan pasar uang nasional.

“BPJSTK memiliki peran sebagai jasa keuangan dan pelayanan sehingga butuh SDM yang berkualitas. SDM saat ini merupakan generasi milenial yang butuh perlakuan berbeda. BPJSTK juga membutuhkan SDM untuk inovasi di program pengembangan kepesertaan demi benefit seperti dengan indomaret atau perbankan yang bisa dikembangkan,” ujar Naufal.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BPJS Kesehatan Jadi...
BPJS Kesehatan Jadi Syarat Berbagai Pelayanan Publik, Berikut Penjelasannya
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Berikan Kado Kemudahan Klaim Manfaat bagi PMI di Hari Migran Internasional
Target Cakupan BPJS...
Target Cakupan BPJS Ketenagakerjaan
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan...
Kerugian BPJS Ketenagakerjaan Capai Rp20 Triliun, Kejagung Dalami Upaya Kesengajaan
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Dukung Grab dan Kementerian UMKM Hadirkan Bantalan Sosial Digital
BPJS Ketenagakerjaan...
BPJS Ketenagakerjaan Komitmen Perkuat Relasi Media dan Masyarakat
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
26 menit yang lalu
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
34 menit yang lalu
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
1 jam yang lalu
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
1 jam yang lalu
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
9 jam yang lalu
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
9 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved