1.099 Pasukan Khusus PLN Siap Bertaruh Nyawa Amankan Listrik RI
Sabtu, 12 November 2016 - 17:31 WIB
1.099 Pasukan Khusus PLN Siap Bertaruh Nyawa Amankan Listrik RI
A
A
A
JAKARTA - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyiapkan 1.099 pasukan khusus bernama Tim PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) yang siap bertaruh nyawa demi mengamankan listrik Nusantara. Pasukan khusus PLN ini dilatih untuk melakukan pemeliharaan, perbaikan atau penggantian komponen pada jaringan listrik tanpa memadamkan jaringan yang sedang beroperasi.
Tujuannya satu, agar pelanggan dapat tetap terus menjalankan aktifitas nya tanpa khawatir listrik diputus sementara. Para pasukan khusus PLN ini bertemu dalam acara konvensi PDKB yang digelar selama dua hari, pada tengah pekan kemarin di PLN Wilayah Sulserabar.
Dalam acara tersebut Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri mengatakan bahwa adanya PDKB ini merupakan bukti nyata upaya PLN dalam mengembangkan pelayanan kepada pelanggan. “Tim PDKB memiliki tugas yang mulia, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dengan mempertaruhkan nyawa nya.” kata Machnizon seperti dilansir dalam situs resmi PLN.
Lebih lanjut dia menambahkan bahwa dengan PDKB, PLN dapat memaksimalkan pemeliharaan tanpa harus memutus listrik. Menurutnya ini sangatlah berisiko, oleh karena itu yang paling penting dan utama dalam pekerjaan ini adalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Dalam konvensi tersebut, Ketua Komisi PDKB Nyoman S Astawa mengatakan bahwa PDKB merupakan kebanggaan PLN, “Pasukan PDKB adalah orang yang terpilih untuk melaksanakan tugas yang sangat berbahaya, nyawa lah taruhannya, semua demi kepuasan pelanggan, kami bangga atas hal itu," terang Nyoman.
Dia mengibaratkan tim PDKB siap mati demi listrik tidak mati, tentu tidak berlebihan mengingat pekerjaan ini memiliki risiko yang sangat tinggi, penuh aturan dan prosedur yang tidak boleh dilanggar. Dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang sangat terampil, dan memiliki keberanian khusus untuk bisa menjadi bagian dari tim. Mereka harus menempuh Diklat selama dua bulan untuk diangkat secara resmi menjadi Tim PDKB.
Hingga saat ini, PLN memiliki 802 personil Tim PDKB Tegangan Menengah (TM) dan sekitar 207 personil Tim PDKB Tegangan Tinggi (TT)/Tegangan Ekstra Tinggi (TET) yang tersebar di 21 unit PLN Wilayah/Distribusi, tiga unit Transmisi dan unit PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (P3BS).
Dengan adanya Tim PDKB, maka PLN berhasil menyelamatkan pendapatan sebesar 450 Milyar Rupiah di 2016 karena adanya energy saving. Perbaikan yang dilaksanakan tim PDKB tidak mengganggu suplai listrik ke pelanggan, sehingga energi yang dibangkitkan dapat terjual.
Tujuannya satu, agar pelanggan dapat tetap terus menjalankan aktifitas nya tanpa khawatir listrik diputus sementara. Para pasukan khusus PLN ini bertemu dalam acara konvensi PDKB yang digelar selama dua hari, pada tengah pekan kemarin di PLN Wilayah Sulserabar.
Dalam acara tersebut Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara Machnizon Masri mengatakan bahwa adanya PDKB ini merupakan bukti nyata upaya PLN dalam mengembangkan pelayanan kepada pelanggan. “Tim PDKB memiliki tugas yang mulia, memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, dengan mempertaruhkan nyawa nya.” kata Machnizon seperti dilansir dalam situs resmi PLN.
Lebih lanjut dia menambahkan bahwa dengan PDKB, PLN dapat memaksimalkan pemeliharaan tanpa harus memutus listrik. Menurutnya ini sangatlah berisiko, oleh karena itu yang paling penting dan utama dalam pekerjaan ini adalah Kesehatan dan Keselamatan Kerja.
Dalam konvensi tersebut, Ketua Komisi PDKB Nyoman S Astawa mengatakan bahwa PDKB merupakan kebanggaan PLN, “Pasukan PDKB adalah orang yang terpilih untuk melaksanakan tugas yang sangat berbahaya, nyawa lah taruhannya, semua demi kepuasan pelanggan, kami bangga atas hal itu," terang Nyoman.
Dia mengibaratkan tim PDKB siap mati demi listrik tidak mati, tentu tidak berlebihan mengingat pekerjaan ini memiliki risiko yang sangat tinggi, penuh aturan dan prosedur yang tidak boleh dilanggar. Dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang sangat terampil, dan memiliki keberanian khusus untuk bisa menjadi bagian dari tim. Mereka harus menempuh Diklat selama dua bulan untuk diangkat secara resmi menjadi Tim PDKB.
Hingga saat ini, PLN memiliki 802 personil Tim PDKB Tegangan Menengah (TM) dan sekitar 207 personil Tim PDKB Tegangan Tinggi (TT)/Tegangan Ekstra Tinggi (TET) yang tersebar di 21 unit PLN Wilayah/Distribusi, tiga unit Transmisi dan unit PLN Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (P3BS).
Dengan adanya Tim PDKB, maka PLN berhasil menyelamatkan pendapatan sebesar 450 Milyar Rupiah di 2016 karena adanya energy saving. Perbaikan yang dilaksanakan tim PDKB tidak mengganggu suplai listrik ke pelanggan, sehingga energi yang dibangkitkan dapat terjual.
(akr)
Lihat Juga :