Bank Indonesia Luncurkan BI Fintech Office

Senin, 14 November 2016 - 12:17 WIB
Bank Indonesia Luncurkan...
Bank Indonesia Luncurkan BI Fintech Office
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) hari ini meluncurkan BI Financial Technology (Fintech) Office dalam rangka evolusi keuangan dunia yang saat ini diwarnai berbagai tren inovasi dan penggunaan teknologi.

Gubernur Bank Indonesia Agus DW Martowardojo mengatakan, inovasi dan teknologi ini mengubah pola perilaku individu dalam bertransaksi. Termasuk memunculkan kebutuhan atas model bisnis yang serba ringkas atau streamlined payment, dan menambah tuntutan atas metode pengamanan terkini (next generation security).

"Maka, dalam momentum tersebut, lahirlah layanan keuangan berbasis teknologi, atau Fintech. Fintech menjawab kebutuhan yang muncul, dengan adanya fleksibilitas dalam memfasilitasi transaksi dalam prosedur yang sederhana dan kemampuan untuk menjangkau segmen yang belum tersentuh sektor keuangan formal," katanya saat peresmian BI Fintech di Gedung BI, Jakarta, Senin (14/11/2016).

Dalam acara peresmian tersebut, dihadiri pula oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Wakil Menteri Keuangan Mardiasmo, Sekjen Kemenko Perekonomian Lukita Dinarsyah dan beberapa pejabat penting lainnya.

Agus menjelaskan, Fintech juga dianggap dapat memberi beberapa manfaat, yaitu meningkatkan efisiensi ekonomi, mengurangi informasi yang asimetri (asymmetric information), meningkatkan standar pelayanan, mendorong kompetisi yang sehat, dan meningkatkan akses pelaku usaha terhadap produk keuangan, khususnya UMKM.

"Meskipun demikian, seiring manfaat yang dibawa Fintech, terdapat pula beberapa risiko yang menyertai, termasuk pengambilan risiko berlebihan (excessive risk taking serta risiko peretasan (isu cybersecurity)," lanjut dia.

Berbagai risiko tersebut belum sepenuhnya teratasi, mengingat model bisnis Fintech belum sepenuhnya terdefinisi dengan baik oleh cakupan regulasi yang ada.

"Untuk itu, otoritas perlu memastikan tersedianya rangkaian regulasi yang mendorong perkembangan inovasi di satu sisi, dan mampu memberikan kepastian mengenai terpenuhinya unsur-unsur keamanan dan efisiensi dalam bertransaksi," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
2 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved