Kembangkan Fintech, BI Akan Tambah Perlindungan Konsumen

Senin, 14 November 2016 - 17:52 WIB
Kembangkan Fintech,...
Kembangkan Fintech, BI Akan Tambah Perlindungan Konsumen
A A A
JAKARTA - Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Ronald Waas mengatakan, dalam rangka mengembangkan sistem financial technology (fintech), pihaknya akan melakukan penambahan perlindungan konsumen yang akan menggunakan layanan fintech. Hal ini karena tingkat pendidikan masyarakat di Indonesia tidak sama.

(Baca: Bank Indonesia Luncurkan BI Fintech)

BI akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memaksimalkan layanan fintech ini yakni dengan Kemenkoinfo, Bekraf dan Kemenko Polhukam untuk pengamanan konsumennya.

"Semangat dari sistem pembayaran ke depan yakni aman, lancar dan efisien. BI menambah perlindungan konsumen karena tingkat pendidikan masyarakat tidak sama," katanya di Gedung BI, Jakarta, Senin (14/11/2016).

Pihaknya akan mendorong untuk bansos elektronik, dan berbagai macam layanan masyarakat berbasis fintech. Dasar piramida masyarakat, kata Ronald, harus dari sekarang dilindungi, kemudian kepentingan nasional juga harus menjadi perhatian penting.

"Karena, ke depan peperangannya bukan fisik tapi di cyber. Karena itu, kita harus mulai menjaga informasi kita secara baik," kata Ronald. (Baca: Perkembangan Sistem Pembayaran Dorong Fintech)

Dia menceritakan bahwa China saat ini sudah memiliki panglima TNI berbasis cyber war. Saat ini, Indonesia di bawah Menko Polhukam juga sudah ada aturan untuk menjaga sistem informasi. "Dengan kata lain, kita harus mulai mengatur pengendalian dari kepemilikan," pungkas Ronald.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Fit and Proper Test...
Fit and Proper Test Deputi Gubernur BI, DPR Angkat Isu Pengawasan Perbankan
Transfer Uang Cuma Kena...
Transfer Uang Cuma Kena Biaya Rp2.500, Total Ada 77 Bank Terapkan BI-Fast
Makin Banyak, 21 Bank...
Makin Banyak, 21 Bank Gabung BI-FAST di Gelombang Kedua
BI Sudah Totalitas,...
BI Sudah Totalitas, Tapi Bunga Kredit Bank Merayap Pelan
Buat Bank yang Mau Kolaps,...
Buat Bank yang Mau Kolaps, Bisa Minta Dana Darurat ke BI
106 Bank Gabung BI-Fast,...
106 Bank Gabung BI-Fast, Biaya Transfer Cuma Rp2.500
Berita Terkini
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
44 menit yang lalu
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
2 jam yang lalu
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
3 jam yang lalu
NHM Terima Penghargaan...
NHM Terima Penghargaan atas Kontribusi Aktif dalam Perlindungan Lingkungan
3 jam yang lalu
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
4 jam yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
4 jam yang lalu
Infografis
Prabowo akan Luncurkan...
Prabowo akan Luncurkan BLT untuk Guru Honorer pada 2 Mei
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved