Transaksi Fintech di Indonesia Capai USD14,5 Miliar

Selasa, 15 November 2016 - 00:01 WIB
Transaksi Fintech di...
Transaksi Fintech di Indonesia Capai USD14,5 Miliar
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi financial technology di Indonesia di tahun 2016 diperkirakan mencapai USD14,5 miliar atau 0,6% dari total nilai transaksi global, yang diperkirakan mencapai USD2.355,9 miliar. Meski masih tergolong kecil, potensi layanan keuangan berbasis digital (fintech) di Indonesia dapat terus bertumbuh setiap waktu.

"Angka ini diyakini akan terus bertambah. Menyikapi itu, para regulator perlu mencermati dengan mendukung optimisme dan manfaatnya, seperti efisiensi dan menggerakan UKM. BI juga terus mendorong perkembangan teknologi, termasuk fintech, namun tetap memitigasi risiko yang mungkin timbul dari inovasi yang berkembang pesat," kata Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo saat meluncurkan Bank Indonesia Fintech Office (BI-FTO) di Jakarta, Senin (14/11/2016).

Oleh karena itu, lanjut dia, Bank Indonesia mengambil beberapa inisiatif guna memastikan tren pertumbuhan fintech dapat memberi manfaat yang optimal bagi masyarakat, tidak menciptakan gejolak pada sistem keuangan, dan senantiasa didukung kerangka pengaturan yang memadai.

Agus memaparkan, di Indonesia ada empat kategori utama fintech. Yaitu, pertama payment, clearing, settlement. Kedua, deposit, lending, capital raising. Ketiga, market provisioning, lalu keempat investment and risk management.

Menurut Agus, pangsa pasar aktivitas fintech di Indonesia pada tahun 2016 sebesar 56% masih didominasi oleh kelompok pertama atau payment, clearing, settlement. (Baca: Bank Indonesia Luncurkan BI Fintech Office)

Lebih lanjut dia menuturkan, BI, Otoritas Jasa Keuangan dan Kementerian Keuangan bekerja sama untuk melakukan hal yang menjadikan fintech lebih teratur dan dapat berkembang dengan baik.

"Sehubungan dengan berbagai perkembangan, berbagai inisiatif telah kami lakukan seperti Bank Indonesia Fintech office (BI-FTO). Kami peroleh banyak masukan sehingga sebagai regulator, kami bisa mengatur kegiatan dasar fintech tapi tetap memberi ruang inovasi," papar Agus.

Dalam hal ini, pendirian BI-FTO adalah upaya BI untuk menjaga level of playing field melalui rezim regulasi yang berimbang dan proporsional tanpa harus mematikan laju inovasi.

Pembentukan Fintech Office didasari kesadaran Bank Indonesia, sebagai otoritas sistem pembayaran, mengenai perlunya mendukung perkembangan transaksi keuangan berbasis teknologi yang sehat.

"Hal ini dilakukan dengan menjaga keseimbangan antara inovasi dan pengelolaan risiko, menyusun regulasi yang mengedepankan perlindungan konsumen, serta memperkuat koordinasi dengan pihak-pihak terkait," tukas Agus.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Calon Deputi Gubernur...
Calon Deputi Gubernur BI Doni Primanto Fokus Dorong Keuangan Digital
16 Lembaga Keuangan...
16 Lembaga Keuangan Akan Jadi Peserta Baru BI Fast
Joss! BNI Terima Dua...
Joss! BNI Terima Dua Penghargaan Sekaligus dari BI
BI Rilis Aturan BI-FAST:...
BI Rilis Aturan BI-FAST: Bisa Transaksi Rp250 Juta dengan Tarif Rp2.500
BI Ungkap Kepemilikan...
BI Ungkap Kepemilikan Rekening Bank di Indonesia Baru 65,4 Persen
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
5 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved