Penjelasan Pertamina Soal Solar Tercampur Air

Rabu, 16 November 2016 - 13:33 WIB
Penjelasan Pertamina...
Penjelasan Pertamina Soal Solar Tercampur Air
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui adanya peredaran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang terkontaminasi dengan air. Solar yang tercampur air tersebut berasal dari Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, Jakarta Utara.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, jenis solar tersebut adalah yang telah dicampur dengan Fatty Acid Methyl Esters (FAME) atau biodiesel. Pertamina memang diberikan mandat oleh pemerintah untuk mencampur biodiesel sebesar 20%, sebagai komitmen untuk mengembangkan energi baru dan terbarukan (EBT) atau yang disebut mandatori B20.

(Baca Juga: Harga BBM Naik Hari Ini, Berikut Daftarnya)

Untuk TBBM Plumpang sendiri, kata dia, kandungan FAME yang dicampur ke solar berjumlah 5.825 kiloliter (KL). "‎Kemudian diblending FAME nya komposisinya 20% dan solar murni 80%. Kita masukkan ke mobil tangki untuk didistribusikan ke SPBU yang menjual biosolar seperti Cilincing dan Depok," katanya di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, Rabu (15/11/2016).

Ditengarai, air tersebut tercampur oleh FAME yang kemudian dilebur lagi dengan solar murni. FAME tersebut diduga terkontaminasi dari penerimaan kapal pengangkut.

"Tadi kita menduga tangki FAME yang disalurkan terkontaminasi air diduga dari penerimaan kapal pengangkut. Tapi kita tunggu aparat kepolisian karena dia yang berwenang. Khusus untuk jenis air, kami belum bisa determinasi secara final apakah ini air laut atau kandungan lainnya‎," imbuh dia.

Menurutnya, Pertamina tidak mengetahui asal muasal FAME tersebut. Sebab, FAME itu murni berasal dari supplier Pertamina yang diantarkan dengan kapal. "Fame itu murni berasal dari supplier, supplier punya transportir sendiri. Pertamina tidak mempunyai koneksi terhadap kapal tersebut atau direct langsung dengan kapal yang bawa fame tersebut," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengamat: Saatnya Disparitas...
Pengamat: Saatnya Disparitas Harga Solar Subsidi dan Non-subsidi Dipersempit
Ada Truk Zombie, DPR...
Ada Truk Zombie, DPR Ungkap Modus Penghisap BBM Subsidi
Beli 540 Liter Solar...
Beli 540 Liter Solar untuk Dijual Kembali, Pria Paruh Baya Ditangkap Polisi
Kuota BBM Pertalite...
Kuota BBM Pertalite dan Solar Ditambah, Apakah Cukup Sampai Akhir 2022?
Saatnya Pemerintah Melihat...
Saatnya Pemerintah Melihat Multiplayer Effect ketika Harga Solar Diturunkan
Solar di Sebuku Kalimantan...
Solar di Sebuku Kalimantan Utara Langka, Aktivitas Warga Terhambat
Berita Terkini
RSM Indonesia Umumkan...
RSM Indonesia Umumkan Bergabungnya Mahendra Siregar sebagai Senior Advisor
49 menit yang lalu
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
1 jam yang lalu
B50 Dimulai 1 Juli,...
B50 Dimulai 1 Juli, Mampukah Jadi Solusi Ketahanan Energi Tanpa Mengorbankan Petani Sawit?
2 jam yang lalu
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
2 jam yang lalu
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
2 jam yang lalu
PLN EPI Bangun Ekosistem...
PLN EPI Bangun Ekosistem Bioenergi Perkuat Ketahanan Energi Nasional
2 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved