Eksplorasi Geothermal Dinilai Kunci Ketahanan Energi RI

Jum'at, 18 November 2016 - 18:57 WIB
Eksplorasi Geothermal...
Eksplorasi Geothermal Dinilai Kunci Ketahanan Energi RI
A A A
JAKARTA - Pemanfaatan panas bumi (geothermal) untuk ketahanan energi Indonesia dinilai harus menjadi perhatian serius oleh pemerintah, ketika energi fosil bersifat terbatas. Sekretaris Jenderal Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI) Budhi M Suyitno mengatakan, ada kesenjangan yang lebar antara produksi dan konsumsi energi di tanah air.

Dia menerangkan produksinya 700 ribu barel per hari sedangkan konsumsi kita mencapai 1,5 juta per hari, karena hal itu menurunya harus ada subtitusi energi alternatif yang perlu mendapat perhatian pemerintah. "Misalnya energi panas bumi yang banyak kita jumpai di berbagai daerah, namun kondisinya tak berkembang karena minim infrastruktur. Geotermal ini belum banyak dieksploitasi, padahal panas bumi ini tak akan pernah habis-habis," papar dia di Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Lebih lanjut dia menerangkan ketahanan energi Indonesia harus perlu segera diantisipasi, karena jika tidak akan membuat Negara mengalami krisis. "Kita harus siap dengan cadangan energi yang kita miliki dari segala gempuran bencana alam, teroris dan juga permasalahan ekonomi," sambungnya dalam acara International Conference Resilience and Empowered Communities For Sustainable Development Multidisiplinary' di Universitas Pancasila (UP) Jakarta.

Budi menuturkan, cadangan energi, baru BBM yang disediakan oleh Pertamina. Sedangkan energi yang bernilai strategic research belum banyak dikembangkan. Padahal di negara-negara lain sudah dilakukan pengembangannya.

Dia menambahkan negara lain bahkan sudah bisa bertahan dari kecukupan energi dari 6 bulan sampai 1 tahun. Sehingga ketahanan energi harus mendapat penanganan segera. "Dengan ketahanan energi maka kita akan menjadi pemicu ketahanan lainnya misalnya ketahanan pangan," ungkap dia.

Namun untuk mengelola panas bumi ini dibutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga diperlukan perhatian dari pemerintah untuk dikembangkan yang nantinya akan digunakan manfaatnya oleh masyarakat. "Ketahanan energi sangat penting dalam berbagai bidang dan pembangunan masyarakat dalam memungkinkan untuk berperan secara optimal dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan," terangnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sekolah dengan Teknologi...
Sekolah dengan Teknologi Energi Terbarukan di Tasmania
Transisi Me­nu­ju...
Transisi Me­nu­ju Era Energi Bersih Men­dekati Kenyataan
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Kebijakan Penerapan Subsidi Energi
Pemerintah Masih Mengkaji...
Pemerintah Masih Mengkaji Skema Penyaluran Subsidi Energi
Keren, Sekam Padi yang...
Keren, Sekam Padi yang Selama Ini Terbuang Ternyata Bisa Jadi Sumber Listrik
Energi Nuklir Jadi Solusi...
Energi Nuklir Jadi Solusi Data Center yang Rakus Energi!
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
35 menit yang lalu
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
42 menit yang lalu
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
1 jam yang lalu
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
1 jam yang lalu
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
1 jam yang lalu
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
3 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved