Jurus Sri Mulyani Kurangi Angka Kemiskinan di Tanah Air

Sabtu, 19 November 2016 - 20:43 WIB
Jurus Sri Mulyani Kurangi...
Jurus Sri Mulyani Kurangi Angka Kemiskinan di Tanah Air
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, bahwa prioritas pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK) adalah pemberantasan kemiskinan. Karena kemakmuran tidak akan terjadi apabila banyak masyarakat Indonesia masih hidup di garis kemiskinan.

"Pemberantasan kemiskinan itu penting. Karena tidak mungkin bisa makmur dan menikmati keadilan kalau masih miskin," katanya dalam Rakernas Nahdlatul Ulama di Gedung PBNU, Jakarta, Sabtu (19/11/2016).

Selain itu, sambung mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini, ketimpangan pendapatan juga masih terjadi di Tanah Air. Oleh karena itu, pemerintah berikhtiar untuk mengurangi bahkan menghilangkan tingkat kesenjangan di Indonesia.

"Dari sisi ketimpangan kepemilikan aset, cuma satu persen yang memiliki 50 persen aset. Maka satu persen ini selalu mampu untuk menjaga dirinya. Sementara masyarakat bawah yang di bawah 40 persen ini tidak mampu," imbuh dia. (Baca: Kekayaan Sumber Daya Alam Kadang Bisa Jadi Kutukan)

Namun, kata dia, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan tidak bisa dilakukan jika perekonomian Indonesia tidak memiliki produktifitas, khususnya produktifitas manusia itu sendiri. Maka dari itu, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan harus dimulai dengan membangun sumber daya manusianya.

"Kalau manusia tidak produktif, maka ekonomi mau diapakan saja ditambahkan dengan stimulus dan vitamin, itu akan seperti gelas bolong alias percuma. Habis saja meski diisi. Maka perlu dibangun aset manusianya, terutama mampu untuk semakin produktif dan didukung oleh infrastruktur," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekan Kemiskinan, Sri...
Tekan Kemiskinan, Sri mulyani Lanjutkan Bansos hingga Kartu Pra Kerja
Sri Mulyani Akui Kemiskinan...
Sri Mulyani Akui Kemiskinan dan Pengangguran Meningkat Tajam
Sri Mulyani: Tanpa Bansos...
Sri Mulyani: Tanpa Bansos Kemiskinan Meningkat
Sri Mulyani Ungkap Peran...
Sri Mulyani Ungkap Peran APBN Tangani Kemiskinan Ekstrem
Sri Mulyani Mau Potong...
Sri Mulyani Mau Potong Tali Kemiskinan, Bagaimana Caranya?
Sri Mulyani Ungkap Bahaya...
Sri Mulyani Ungkap Bahaya Korupsi, Kemiskinan Merajalela hingga Investasi Seret
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
13 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
57 menit yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Penguasa Harta...
5 Negara Penguasa Harta Karun Logam Tanah Jarang di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved