Menurut Susi Harga Ikan Laut Sekarang Sudah Murah

Minggu, 20 November 2016 - 15:30 WIB
Menurut Susi Harga Ikan...
Menurut Susi Harga Ikan Laut Sekarang Sudah Murah
A A A
JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengungkapkan, betapa sulitnya mendapatkan ikan dalam 2 dekade terakhir dan mahalnya harga ikan. Menurutnya ini disebabkan karena banyaknya kapal-kapal pencuri ikan, berkurangnya tenaga nelayan, dan bangkrutnya puluhan pabrik pengolah ikan.

Tapi kini, Susi menilai harga ikan sudah sangat murah, terutama ikan laut yang memiliki kandungan protein sangat tinggi. Susi pun berharap, konsumsi ikan dapat dilakukan terus menerus.

"Saya berharap, konsumsi ikan bukan hanya dilakukan hari ini saja tapi seterusnya. Kandungan protein dalam ikan, sangat bagus untuk pertumbuhan dan mendorong cara berpikir", ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (20/11/2016).

Dia menambahkan, melimpahnya ikan saat ini, merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia yang dapat didayagunakan sebagai penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, penghasil devisa serta pendukung terwujudnya ketahanan pangan dan gizi nasional.

Dalam rangka meningkatkan asupan gizi masyarakat untuk mendukung program Gemar ikan, KKP kembali mendistribusikan enam kontainer ikan untuk dibagikan kepada masyarakat di daerah rawan gizi dengan tingkat konsumsi ikan rendah, panti asuhan, Ponpes, yayasan yatim piatu, dan lembaga sosial lainnya.

Dua dari enam kontainer tersebut, masing-masing sebesar 24,5 ton, dibagikan di Jatim, yang penyerahan simbolisnya dilakukan oleh Menteri Susi di Ponpes Tebuireng Jombang, di bawah koordinasi Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP).

"Diharapkan upaya memberikan ikan secara gratis kepada masyarakat, dapat menjadi penghela sistem bisnis perikanan, sekaligus dapat menjadi solusi mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku utama sektor kelautan dan perikanan, yakni nelayan, pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil perikanan," pungkasnya.
(dol)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
1 jam yang lalu
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
3 jam yang lalu
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
5 jam yang lalu
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
6 jam yang lalu
Tarif Listrik Tidak...
Tarif Listrik Tidak Naik hingga September 2026, Dirut PLN Bicara soal Pasokan
8 jam yang lalu
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
9 jam yang lalu
Infografis
4 Ikan Laut yang Aman...
4 Ikan Laut yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Urat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved