Merusak Ekonomi, Kadin Tegaskan Tak Ada Rush Money

Senin, 21 November 2016 - 12:24 WIB
Merusak Ekonomi, Kadin...
Merusak Ekonomi, Kadin Tegaskan Tak Ada Rush Money
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai, rush money bisa merugikan perekonomian Indonesia. Sehingga, diyakini tidak akan ada pengusaha yang melakukan langkah ekstrem ini.

(Baca: Bankir Minta Penyebar Isu Rush Money Ditangkap)

Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengatakan, pihaknya secara tegas sudah menanyakan ke anggota terkait rush money. Hasilnya, tidak ada yang akan melakukan aksi tersebut.

"Enggaklah, itu sih enggak benar dan kita pun imbau enggak, jangan seperti itulah. Kami dari Kadin tegas bilang, saya tanya ke teman-teman pengusaha enggak ada kayak begitu," ujarnya di Jakarta, Senin (21/11/2016).

(Baca: Sri Mulyani Sebut Isu Rush Money 25 November Hasutan Berbahaya)

Menurutnya, rush money dapat merusak semuanya termasuk perekonomian di Tanah Air. Sebab, jika benar masyarakat ramai-ramai menarik uangnya di bank maka perbankan bisa kekurangan likuiditas.

"Saya yakin enggak ada, percaya sama saya, enggak akan ada itu juga menurut saya enggak benar ya. Jadi, merusak semuanya juga gitu, janganlah melakukan hal-hal seperti itu," kata Rosan.

Di tempat yang sama, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad menyampaikan hal serupa. Muliaman juga menegaskan tidak ada yang namanya rush money sebagai dampak kekhawatiran dari aksi demonstrasi DKI Jakarta awal bulan depan. "Enggak ada, enggak ada rush money, enggak ada," pungkasnya.

Baca Juga:

LPS Tepis Isu Rush Money
Rush Money 25 November Bisa Timbulkan Aksi Kriminal
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kadin Jatim Minta UMKM...
Kadin Jatim Minta UMKM Non-Bankable Bisa Mengakses Dana PEN
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
Perluas Posko Pangan...
Perluas Posko Pangan UMKM Perempuan, INKOWAPI Dorong Kolaborasi Permodalan
Kadin Sumsel Desak Perbankan...
Kadin Sumsel Desak Perbankan Jemput Bola Fasilitasi Restrukturisasi Pelaku UMKM
Kadin Ajukan Permintaan...
Kadin Ajukan Permintaan Jaminan Modal Kerja ke Pemerintah
Hati-Hati, Nasabah Perbankan...
Hati-Hati, Nasabah Perbankan Rentan jadi Korban Kejahatan Social Engineering
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
6 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
7 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
8 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved