Pertamina Jamin Tak Ada Kelangkaan Elpiji

Kamis, 24 November 2016 - 03:13 WIB
Pertamina Jamin Tak...
Pertamina Jamin Tak Ada Kelangkaan Elpiji
A A A
YOGYAKARTA - PT Pertamina menjamin tidak akan terjadi kelangkaan gas elpiji bersubsidi, ketika produksi harian jauh melebihi dari tingkat konsumsi untuk gas elpiji. Tak hanya elpiji bersubsidi, kapasitas produksi elpiji non subsidi juga melampaui dari tingkat produksi di wilayah ini maupun di Jawa Tengah.

Sales Eksekutif LPG Industri dan gas PT Pertamina Region 4 Jawa Tengah (Jateng) DIY, Muhammad Ali Akbar Felayah mengatakan, saat ini kapasitas produksi elpiji 3 kilogram yang dimiliki oleh PT Pertamina mencapai 10.000 matrik setiap harinya. Sementara untuk gas elpiji non subsidi mencapai 2.000 matrik ton setiap harinya.

Menurutnya kapasitas produksi tersebut jauh melebihi dari tingkat konsumsi di DIY-Jateng. “Konsumsi sehari hanya 3 hingga 4 ribu matrik, artinya bisa menjamin pasokan tiga hingga empat hari,” tuturnya.

Tak hanya itu, untuk menjamin pasokan elpiji ke masyarakat tetap terjaga, dia menegaskan pihaknya telah memiliki 104 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) untuk elpiji bersubsidi dan 11 SPBE non subsidi. Selain itu, Pertamina juga telah memiliki jumlah pangkalan terbanyak di Indonesia, karena sudah mencapai 35 ribu lebih pangkalan.

Dia menerangkan bakal terus menambah varian produk elpiji yang ditujukan ke masyarakat. Harapannya agar semakin banyak pilihan yang dimiliki oleh masyarakat sesuai dengan kebutuhan mereka. Tak hanya untuk bahan bakar, PT Pertamina juga sudah memproduksi gas untuk kendaraan ataupun untuk mesin AC yang ramah lingkungan.

Varian elpiji yang mereka keluarkan mulai dari 3 kilogram, 5,5 kilogram, 9 kilogram, 12 kilogram ataupun 14 kilogram. “Elpiji bukan monopoli Pertamina, karena banyak pemain lain di industri ini,” terangnya.

Di Yogyakarta dan Jawa Tengah, pihaknya kini memang tengah menggenjot penjualan bright gas 5,5 kilogram. Pertamina mengklaim penetrasi produk gas elpiji terbaru mereka, bright gas dalam tiga bulan ini sangat menggembirakan. Tercatat dalam tiga bulan terakhir, peredaran bright gas ukuran 5,5 kilogram (kg) ini sudah mencapai 24.500 tabung.

Sementara penjualan tabung bright gas ukuran 5,5 kg baru mencapai 292 tabung. Di bulan selanjutnya, yaitu bulan September penjualan elpiji ini melonjak cukup drastis karena dalam sebulan sudah bertambah menjadi 1.500 tabung. "Penjualan bright gas ini cukup bagus," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran...
31 Mei 2024, Akhir Pendaftaran Beli LPG 3 Kg Pakai KTP
Harga Gas Elpiji Non...
Harga Gas Elpiji Non Subsidi di Maros Naik Rp15 Ribu
Tata Kelola Elpiji Sarat...
Tata Kelola Elpiji Sarat Penyelewengan
LPG Non Subsidi Naik,...
LPG Non Subsidi Naik, Waspadai Eksodus Penggunaan ke LPG 3 Kg
Istana Pastikan Warung...
Istana Pastikan Warung Kelontong Bisa Kembali Jual Gas LPG 3 Kg Hari Ini
Dirut Pertamina: Sekali...
Dirut Pertamina: Sekali Nenteng LPG 3 Kg, Nikmati Subsidi Rp33.750
Berita Terkini
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
26 menit yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
55 menit yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
1 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
4 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
10 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
11 jam yang lalu
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved