Harga Minyak Statis Jelang Pertemuan OPEC

Jum'at, 25 November 2016 - 10:14 WIB
Harga Minyak Statis...
Harga Minyak Statis Jelang Pertemuan OPEC
A A A
SINGAPURA - Perdagangan minyak pada Jumat (25/11/2016) dibuka statis, imbas ketidakpastian rencana Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) untuk memotong produksi minyak mentah.

Melansir dari Reuters, harga minyak mentah berjangka Internasional Brent diperdagangkan turun 3 sen ke USD48,97 per barel pada pukul 01:02 GMT.

Sementara itu, minyak mentah berjangka Amerika Serikat, West Texas Intermediate (WTI) naik 1 sen ke USD47,97 per barel.

Para pedagang mengatakan kegiatan pasar minyak hari ini dibuka rendah, karena liburan Thanksgiving di AS. Selain itu, ketidakpastian mengenai pemotongan produksi minyak yang direncanakan OPEC.

OPEC dijadwalkan akan bertemu pada 30 November untuk mengkoordinasikan rencana memotong produksi, bersama-sama dengan anggota non-OPEC Rusia. Namun ada perbedaan pendapat dalam anggota OPEC soal berapa banyak jumlah produksi yang harus dipotong.

"Harga minyak mendatar karena investor seperti sedang duduk-duduk santai menunggu pertemuan OPEC di Wina, Austria, pada pekan depan," tulis ANZ Bank pada Jumat ini.

Mayoritas analis percaya bahwa pemotongan produksi akan disetujui oleh negara OPEC, meski tidak pasti apakah rencana itu cukup untuk menopang harga minyak menjadi lebih mantap karena selama lebih dua tahun terjadi overhang pasokan bahan bakar.

Di luar soal OPEC, para pedagang khawatir dengan menguatnya dolar AS, yang bulan ini telah mencapai level tertinggi sejak tahun 2003. Perkasanya indeks dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama telah mempengaruhi harga minyak.

Pasalnya minyak diperdagangkan dengan dolar, sehingga dolar yang kuat membuat pembelian bahan bakar lebih mahal bagi negara-negara yang menggunakan mata uang lainnya. Dan hal tersebut dapat mempengaruhi permintaan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Harga Minyak Hari Ini...
Harga Minyak Hari Ini Naik Tipis, Janji OPEC+ Jadi Katalis
Harga Minyak Menghangat,...
Harga Minyak Menghangat, Merespons Proyeksi Permintaan OPEC
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melompat ke Level Tertinggi
Usai Melonjak, Harga...
Usai Melonjak, Harga Minyak Hari Ini Ambles di Bawah USD100 per Barel
Harga Minyak Perpanjang...
Harga Minyak Perpanjang Kenaikan Empat Hari Beruntun
Harga Minyak Turun Karena...
Harga Minyak Turun Karena Stok Minyak AS Meningkat
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved