Harga Emas Antam Merosot Tinggalkan Level Rp600 Ribu/Gram

Sabtu, 26 November 2016 - 11:13 WIB
Harga Emas Antam Merosot...
Harga Emas Antam Merosot Tinggalkan Level Rp600 Ribu/Gram
A A A
JAKARTA - Harga jual dan beli kembali (buyback) emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan hari ini merosot tinggalkan level Rp600.000/gram. Sementara harga emas dunia masih berada dalam tren negatif, setelah sempat menyentuh posisi terendah lebih dari sembilan bulan.

Seperti dikutip dari laman Logammulia.com, Sabtu (26/11/2016) harga jual emas Antam menyusut Rp1.000 menjadi Rp599.000/gram dibandingkan sebelumnya pada level Rp600.000 per gram. Pelemahan juga terjadi pada buyback emas Antam ke level Rp513.000/gram dibanding kemarin Rp515.000/gram atau turun sebesar Rp2.000.

Harga emas Antam ukuran 2 gram dibanderol Rp1.158.000 dengan harga per gram Rp579.000. Harga emas 3 gram dipatok Rp1.719.000 dengan harga per gram Rp573.000. Sedangkan harga emas 4 gram senilai Rp2.280.000 dengan harga per gram Rp570.000.

Emas ukuran 5 gram sebesar Rp2.850.000 dengan harga per gram Rp570.000. Harga emas 10 gram dijual Rp5.625.000 dengan harga per gram Rp562.500. Harga emas 25 gram Rp13.925.000 dengan harga per gram Rp557.000.

Harga emas 50 gram sebesar Rp27.700.000, dengan harga per gram Rp554.000. Selanjutnya, harga emas 100 gram sebesar Rp55.225.000, dengan harga per gram Rp552.250. Untuk harga emas 250 gram mencapai Rp137.675.000, dengan harga per gram Rp550.700, dan harga emas ukuran 500 gram dihargai Rp274.975.000 dengan harga per gram Rp549.950.

Sementara, harga emas di Pulogadung pada akhir pekan ini berada ke level Rp589.000/gram atau turun tipis dibandingkan sebelumnya Rp590.000/gram. Sedangkan harga emas Jakarta II juga kehilangan Rp1.000 menjadi Rp599.000 per gram dibandingkan kemarin Rp600.000/gram.

Seperti dilansir Reuters, harga emas cenderung mendatar ketika sempat menyentuh level terburuk menuju tiga pekan beruntun saat investor melakukan aksi jual di tengah harapan kenaikan suku bunga AS. Emas di pasar spot turun 0,03% ke level USD1.182,88 per ons, saat sebelumnya berada pada level terendah USD1.171,21 sejak 8 Februari.

Kejatuhan juga dialami logam mulai yang sudah kehilangan lebih dari 7% sepanjang November, untuk meninggalkan jalur terbaik. Harga emas berjangka AS bertahan dengan penurunan sebesar 0,9% menjadi USD1.178,40 dari sebelumnya USD1.170,30 atau terendah sejak 5 Februari.

"Investor masih menjauh dari emas, meskipun harga jatuh di bawah USD1.200 untuk peluang mencetak keuntungan. Tapi emas dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk ekuitas pasar, pasar mata uang dan ekspektasi tinggi kepada AS terkait kenaikan suku bunga untuk menjadi beban besar," terang analis Commerzbank Eugen Weinberg.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pandemi Covid-19 Tak...
Pandemi Covid-19 Tak Pengaruhi Minat Masyarakat Berinvestasi Emas
Harga Emas Antam Kembali...
Harga Emas Antam Kembali Meroket, Tembus Rp2,65 Juta per Gram
Harli Siregar: 109 Ton...
Harli Siregar: 109 Ton Emas Antam Asli tapi Ilegal
Harga Emas Terus Meroket...
Harga Emas Terus Meroket Usai Libur Lebaran
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Tembus Rp 14.000
Harga Emas Antam Tembus...
Harga Emas Antam Tembus Rp1 Juta
Berita Terkini
Impor Energidari 41...
Impor Energidari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia:Kami Cari yang Paling Murah!
28 menit yang lalu
Bos IMF Peringatkan...
Bos IMF Peringatkan Dunia Tak Akan Pernah Normal Lagi: Bersiap Hadapi Gelombang Krisis Baru
48 menit yang lalu
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
9 jam yang lalu
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
10 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
10 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
10 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved