Amankan Sektor Perikanan RI, Menteri Susi Gandeng Kemenhub

Senin, 28 November 2016 - 14:34 WIB
Amankan Sektor Perikanan...
Amankan Sektor Perikanan RI, Menteri Susi Gandeng Kemenhub
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meneken penandatanganan kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait upaya pengamanan sektor perikanan Indonesia dengan melakukan pemberantasan pencurian ikan yang ditempuh lewat program Penguatan Armada Kapal Perikanan Nasional. Penandatanganan tersebut dilakukan langsung oleh Menteri KKP Susi Pudjiastuti dan Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.

Kerjasama ini sebagai bentuk optimalisasi pelaksanaan tugas dan fungsi kedua belah pihak. Tujuannya untuk aksesibilitas percepatan pelayanan pengukuran ulang kapal penangkap ikan seperti kapal eks cantrang dan pelayanan izin terpadu.

"Kerja sama ini meliputi pendidikan pelatihan sumber daya manusia, percepatan pelaksanaan hasil pengukuran ulang kapal penangkap ikan hingga gelar operasi bersama," ujar Susi di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Lebih lanjut Susi menerangkan, kerja sama ini juga dilakukan guna menciptakan harmonisasi dalam tatanan zonasi pelabuhan dan berbagai aktivitas lain yang mendukung program pemerintah. Menindaklanjuti dari penandatanganan kerja sama yang sudah dibuat, akan ada Surat Keputusan Bersama Menteri Kelautan dan Perikanan dan Menteri Perhubungan Tentang Pembentukan Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap di Bidang Perikanan (SAMSAT Perikanan).

Mantan Bos Susi Air tersebut juga mengajak Denmark dan Norwegia dalam pengembangan sektor perikanan di Tanah Air. Demi mendorong investasi ini, KKP menggelar forum bisnis tiap bulannya.

Dalam acara forum hari ini, Susi mengemukakan, ada 33 perusahaan dari Denmark dan Noerwegia yang sudah hadir untuk memberikan penawaran kerja sama dengan pemerintah Indonesia dan pengusaha nasional di sektor kelautan dan perikanan. Artinya kerja sama itu bisa dengan swasta maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"Saya pikir sangat strategis,dan sangat baik untuk Norwegia dan Denmark karena Indonesia negara yang punya area bisnis yang besar," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KKP Segel Lahan Proyek...
KKP Segel Lahan Proyek Reklamasi di Batam
Menteri KKP Kasih Bocoran...
Menteri KKP Kasih Bocoran 3 Potensi Investasi ke Pelaku Usaha
KKP Workshop Penyuluh...
KKP Workshop Penyuluh Perikanan untuk Kembangkan Informasi
Disrupsi Data Perikanan
Disrupsi Data Perikanan
Kementerian Kelautan...
Kementerian Kelautan dan Perikanan Berhentikan Dirjen Perikanan Tangkap
Kadin Gelar Halalbihalal...
Kadin Gelar Halalbihalal dengan KKP, Bahas Tantangan Sektor Kelautan dan Perikanan
Berita Terkini
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
14 menit yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
1 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
3 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
3 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
3 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved