ESDM Ungkap Ribuan Desa di Indonesia Masih Gelap Gulita

Rabu, 30 November 2016 - 11:23 WIB
ESDM Ungkap Ribuan Desa...
ESDM Ungkap Ribuan Desa di Indonesia Masih Gelap Gulita
A A A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan, ada 2.519 desa di Indonesia yang benar-benar gelap gulita atau tidak memiliki akses listrik sama sekali. Minimnya kelistrikan di ribuan daerah ini karena kemampuan negara yang terbatas untuk menjangkau semua wilayah.

Direktur Aneka Energi Baru dan Terbarukan Kementerian ESDM Marice Hutapea mengatakan, di luar 2.519 desa itu ada 12.569 desa lainnya yang kekurangan listrik tapi tidak sepenuhnya gelap. Rata-rata hanya menyala selama beberapa jam.

"Kita tahu kemampuan negara terbatas. Kita dapat data 12.569 desa ada yang baru nyala empat jam, enam jam saja, dan 2.519 benar-benar gelap. Kami kembangkan program Indonesia terang dan swasta diarahkan ke sana, mudah-mudahan regulasi ini bikin atraktif swasta dengan sistem desentralisasi," ujarnya di Jakarta, Rabu (30/11/2016).

Program Indonesia terang, kata dia, jadi solusi untuk mengejar rasio elektrifikasi di Indonesia yang baru 88,30%. Banyak desa yang tidak mampu dijangkau PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) membuat pemerintah langsung turun tangan dengan mengeluarkan beberapa kebijakan.

"Elektrifikasi kita 88,30%, masih ada 11,70% yang belum terlistriki, masyarakat enggak punya akses listrik. Kita lihat negara kita kepulauan, kita miliki banyak yang sulit dijangkau jaringan PLN," kata Marice.

Sejak dua tahun lalu, Marice menyampaikan, pihaknya memiliki program melistriki desa yang tidak terjangkau PLN. Pemerintah membangun pembangkit listrik di wilayah tersebut dengan menggunakan anggaran negara.

"Kita sadari ini sejak dua tahun lalu kita punya program listrik pedesaan yang PLN enggak bisa masuk ke sana. Pemerintah alokasikan anggaran tiap tahun bangun fasilitas pembangkit listrik, bangun PLTG kemudian kita passed out bertahap dan ganti dengan energi surya, angin, mikrohidro dan sebagainya, dananya dari APBN dan dana alokasi khusus," terang dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
4 Kategori PLTU yang...
4 Kategori PLTU yang Boleh Jualan Emisi Karbon
Kabar Gembira! Tarif...
Kabar Gembira! Tarif Listrik Tidak Naik hingga Juni 2021
Kementerian ESDM Sebut...
Kementerian ESDM Sebut Tarif Listrik Berpotensi Turun, Ini Sebabnya
Jakarta Mati Listrik...
Jakarta Mati Listrik Massal, Kementerian ESDM Bakal Usut Penyebabnya
Kementerian ESDM Pastikan...
Kementerian ESDM Pastikan Penggunaan Kompor Listrik Tak Menambah Beban Masyarakat
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
1 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
2 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
2 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
2 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
3 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
3 jam yang lalu
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved