Peringati Hari Anti Korupsi, Sri Mulyani Ingatkan Ditjen Pajak

Kamis, 01 Desember 2016 - 19:39 WIB
Peringati Hari Anti...
Peringati Hari Anti Korupsi, Sri Mulyani Ingatkan Ditjen Pajak
A A A
JAKARTA - Korupsi menjadi musuh utama Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bersamaan dengan Hari Anti Korupsi Sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember mendatang, Kementerian Keuangan menggelar peringatan dengan cara mengintropeksi diri.

Sebagai pembicara, Menteri Keuangan Sri Mulyani kembali mengingatkan jajarannya, terutama Direktorat Jenderal Pajak akan godaan korupsi. Bahkan Ani sempat "menyentil" dengan menyebut Ditjen Pajak sebagai Direktorat Jenderal Korupsi.

"Banyak hal yang sudah dilakukan Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Korupsi, maaf, Direktorat Jenderal Pajak dalam melawan korupsi beberapa tahun terakhir. Lebih dari satu dekade lalu melakukan upaya khusus perangi korupsi," ujarnya di Kantor Pusat Ditjen Pajak Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Atas komitmen selama ini, Ani mengucapkan terima kasih kepada Ditjen Pajak karena sudah mengadakan acara Hari Anti Korupsi setiap tahun sejak 2011. Acara ini menjadi ikhtiar dan keseriusan dalam upaya memerangi segala bentuk jenis korupsi. (Baca: Pejabat Pajak Korupsi, Sri Mulyani Benahi Mekanisme Whistleblower)

"Terima kasih, hari ini Ditjen Pajak selenggarakan acara Hari Anti Korupsi secara berturut-turut tiap tahun dari 2011. Ini menggambarkan komitmen terus-menerus dari Ditjen Pajak bulatkan tekad perangi korupsi," katanya.

Tema "Satukan Langkah, Satukan Jiwa, Lawan Korupsi" menurutnya sangat cocok menggambarkan usaha keras petugas pajak dalam menghindari godaan untuk melakukan korupsi. Inovasi yang sudah dilakukan, seperti tidak mempertemukan langsung antara wajib pajak dan fiskus (pejabat pajak yang memiliki wewenang) juga dinilai sudah tepat.

"Tema Satukan Langkah, Satukan Jiwa, Lawan Korupsi ini sangat relevan dan mengena, terutama hari-hari ini di Ditjen Pajak. Ini menggambarkan kebulatan institusi yang ada menyatukan langkah dan jiwa melawan korupsi. Ditjen Pajak lakukan inovasi servis jasa wajib pajak dengan tak terlalu banyak interaksi dengan fiskus, seperti penyerahan SPT online," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Sri Mulyani Kantongi...
Sri Mulyani Kantongi Rp3,92 Triliun dari Pajak Digital
Sri Mulyani Resmi Tarik...
Sri Mulyani Resmi Tarik Pajak Pengguna WeTransfer & OffGamers
Sri Mulyani Diminta...
Sri Mulyani Diminta Tak Usik Dunia Usaha dengan Revisi Target Pajak
Megawati Dukung Sri...
Megawati Dukung Sri Mulyani Bersih-bersih Ditjen Pajak
Sri Mulyani: Tukang...
Sri Mulyani: Tukang Pulsa Tidak Dipajaki, tapi Distributornya Iya!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
7 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
8 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
8 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
8 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
9 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved