Darmin Ungkapkan Penyebab Naiknya Inflasi November

Kamis, 01 Desember 2016 - 23:40 WIB
Darmin Ungkapkan Penyebab...
Darmin Ungkapkan Penyebab Naiknya Inflasi November
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik melansir angka inflasi November 2016 yang mencapai 0,47%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan inflasi 0,47% masih dalam tahap wajar. Ia pun menjelaskan bahwa angka tersebut disebabkan Indonesia sedang memasuki musim kemarau basah, sehingga terkadang hujan lebat tidak bisa diprediksi.

"Ya, memang tinggi karena bulan Novemberya. Ini karena musim kemarau basah yang memang kadang-kadang hujannya tidak bisa diprediksi," kata dia, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Baca: Cabai Merah Pendorong Utama Inflasi November 2016

Musim kemarau basah itu menyebabkan beberapa lahan pangan mengalami masalah sehingga harga pangan menjadi naik. Seperti jenis cabai, sayur dan jagung. Di beberapa daerah, bahkan harga cabai dan tomat mengalami kenaikan di atas 200%. Hanya saja, ungkap Darmin, untuk harga beras tidak mengalami kenaikan.

"Sebenarnya kalau Anda lihat, bukan beras pada dasarnya yang naik harganya tapi cabai, sayur, dan juga jagung. Dan untuk sektor-sektor lain juga banyak yang mengalami kenaikan harga walau enggak semuanya, kecuali sandang. Dia masih relatif stabil harganya," terangnya.

Sementara itu, BPS mengaku meski angka inflasi November cukup tinggi, namun inflasi hingga akhir tahun diprediksi akan stabil dan sesuai dengan apa yang menjadi target. Pemerintah menargetkan inflasi akhir tahun masih terjaga di level 4% plus minus 1%.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Boot Penuh Lumpur, Airlangga...
Boot Penuh Lumpur, Airlangga Blusukan ke Sawah Tinjau Smart Farming di Klaten
Rakor Terbatas Kementerian...
Rakor Terbatas Kementerian Koordinator Bidang Pangan
Investor China Siap...
Investor China Siap Kucurkan Investasi USD8 Miliar ke Proyek Kilang di Batam
Zulhas Blak-blakan soal...
Zulhas Blak-blakan soal Bahlil Ditawari Prabowo Jadi Menko Ekonomi
PKM Level 4 Berlanjut,...
PKM Level 4 Berlanjut, Menko Airlangga: Pemerintah Siapkan Insentif Tambahan
Jamin Keamanan Wilayah...
Jamin Keamanan Wilayah Pesisir Laut Arafura, Kemenko Marves Lakukan Ini
Berita Terkini
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
9 menit yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
9 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
9 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
10 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
10 jam yang lalu
Infografis
Terungkap Penyebab Ukraina...
Terungkap Penyebab Ukraina Tembak Jet Tempur F-16 Miliknya Sendiri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved