Ribuan Nelayan Pesisir Cirebon Peroleh Asuransi

Jum'at, 02 Desember 2016 - 03:33 WIB
Ribuan Nelayan Pesisir...
Ribuan Nelayan Pesisir Cirebon Peroleh Asuransi
A A A
CIREBON - Sedikitnya 3.000 nelayan di sekitar pesisir Cirebon, Jawa Barat, memperoleh perlindungan Asuransi Kecelakaan Diri (AKD). AKD yang menjamin santunan bagi para nelayan bila mendapat musibah atau kecelakaan ini, merupakan kerja sama PLTU Cirebon (Cirebon Power) dan Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Jawa Barat. Asuransi bagi nelayan kali ini menjadi yang keenam kali diberikan PLTU Cirebon bersama Dit Pol Airud Polda Jabar.

Direktur Pol Airud Polda Jabar Komisaris Besar Polisi Suwarto menyebut, program tersebut sudah berjalan sejak 2011. Program itu berawal dari keluhan nelayan pesisir Cirebon akibat tak pernah memperoleh santunan apapun ketika mendapat musibah atau kecelakaan di laut ataupun darat. "Keluhan itu ditindaklanjuti personel Ditpol Aiptu Yoyo dan Brigadir Winarto untuk mencari solusinya. Keduanya lalu merintis kerja sama dengan PT Cirebon Electric Power pada 2011 untuk memulai program AKD," katanya, Kamis (1/12/2016).

Awalnya, AKD diberikan kepada 80 nelayan dari empat desa di Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Pada tahun kedua, program ini berkembang pada 500 nelayan di empat kecamatan yakni Mundu, Pangenan,Gebang, dan Losari. Pada 2013, jumlah penerima berlipat ganda menjadi 1.000 orang. Pada 2014, jumlah penerima asuransi bertambah menjadi 2.000 orang dan pada 2015 mencapai 3.000 orang.

Suwarto meyakinkan, program ini merupakan manifestasi dari tugas pembinaan masyarakat yang diemban Korps Bhayangkara. Program ini bahkan menjadi pilot project bagi upaya serupa di daerah-daerah lain. Selama program ini berjalan, asuransi telah diberikan pada 9.580 orang, dengan total klaim 54 orang. Para nelayan berasal dari 13 desa di lima kecamatan, yakni Mundu, Astanajapura, Pangenan, Gebang, dan Losari.

Direktur PT Cirebon Energi Prasarana (CEPR) Teguh Haryono menyatakan, asuransi tersebut merupakan komitmen yang menempatkan pihaknya sebagai sahabat bagi masyarakat sekitar pesisir Cirebon. Pihaknya berjanji terlibat aktif dalam pemberdayaan masyarakat secara sosial dan ekonomi. "Kami berharap program ini dapat menggugah pihak lain turut terlibat sehingga program ini bisa terus bergulir dan meluas," tuturnya.

Sementara itu, salah satu tokoh nelayan dari Desa Citemu, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Mahfud menyambut baik program tersebut. "Ketika nelayan mengalami kecelakaan dapat memperoleh bantuan biaya pengobatan maupun santunan. Bahkan santunan juga berlaku ketika nelayan meninggal dunia, baik secara alami ataupun musibah kecelakaan," apresiasinya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mengapa Nelayan Butuh...
Mengapa Nelayan Butuh Dukungan Asuransi, Begini Penjelasannya
Jawab Keresahan Nelayan,...
Jawab Keresahan Nelayan, Ganjar Prioritaskan Asuransi dan Pasokan Solar
Bupati Luwu Dorong Nelayan...
Bupati Luwu Dorong Nelayan dan Petani Miliki Asuransi
Bupati Bantaeng Ajak...
Bupati Bantaeng Ajak Nelayan di Pasorongi Ikut Asuransi
BRI Life Gandeng Aruna...
BRI Life Gandeng Aruna dan Qoala Tingkatkan Penetrasi Asuransi ke Nelayan
Potensi Perikanan Sorong...
Potensi Perikanan Sorong Menguat, Askrindo Perluas Pelindungan Nelayan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
8 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
AS Gelontorkan Ribuan...
AS Gelontorkan Ribuan Triliun untuk Ukraina, Hasilnya Mengecewakan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved