Akhirnya Pemerintah Mensubsidi Angkutan Kota

Jum'at, 02 Desember 2016 - 11:35 WIB
Akhirnya Pemerintah...
Akhirnya Pemerintah Mensubsidi Angkutan Kota
A A A
JAKARTA - Terhitung per 1 Desember 2016, Kementerian Perhubungan akhirnya mengucurkan subsidi angkutan perkotaan. Subsidi tersebut diberikan di 11 kota di Indonesia, yaitu Medan, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram dan Makassar.

Rencananya, total subsidi yang akan disalurkan sebesar Rp16,4 miliar untuk ke sebelas kota tersebut. Sedangkan untuk bus yang akan dioperasikan dalam program Bus Rapid Transit (BRT) tersebut sebanyak 390 unit bus.

Direktur Angkutan dan Multimoda Kementerian Perhubungan, Cucu Mulyana, meminta kepada jajaran Perum Damri untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. "Pemberian subsidi biaya operasi di penghujung tahun ini merupakan embrio bagi pemberian subsidi angkutan perkotaan di masa yang akan datang," jelas Cucu di Jakarta, Jumat (2/12/2016).

Jika Perum Damri dapat menjalankan tugasnya dengan baik, lanjutnya, maka pemerintah lewat Kemenhub, akan melanjutkan pemberian subsidi untuk tahun-tahun yang akan datang.

Sementara itu, Plt. Direktur Utama Perum Damri, Sarmadi Usman, berpesan kepada seluruh general manager cabang-cabang yang mengoperasikan bus BRT untuk melaksanakan SOP pengoperasian bus sesuai dengan ketentuan, baik sebelum beroperasi, saat beroperasi maupun setelah beroperasi.

"Dalam pengoperasian bus BRT ini, nantinya tidak boleh ada transaksi di atas bus. Pembayaran dilakukan dengan cara non tunai. Saat ini yang sudah siap adalah BRI dengan produk Brizi di Denpasar. Cabang yang lain agar menghubungi Bank BUMN di kota masing-masing".

Direktur Keselamatan dan Pelayanan Perum Damri, Gede Pasek Suardika menambahkan, bahwa kebijakan ini lanjutan dari program revitalisasi pelayanan angkutan umum perkotaan. Karenanya, dia juga meminta agar semua bus harus dilengkapi peralatan standar, merawat kendaraan sesuai ketentuan, menggunakan suku cadang original dan menyelenggarakan pelayanan secara tertib dan mengutamakan keselamatan.

"Tidak boleh ada bus yang mogok saat beroperasi. Ini momentum yang sangat tepat untuk membuktikan bahwa Damri berubah dengan kualitas sebagaimana tema peringatan ulang tahun Damri yang ke-70, tanggal 25 November pekan lalu," pungkas dia.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Angkutan Laut Dibuka...
Angkutan Laut Dibuka 7 Juni, Kemenhub Minta Antisipasi New Normal
Jalankan Prinsip Pola...
Jalankan Prinsip Pola Kemitraan, Kemenhub Raih Penghargaan dari KPPU
Revitalisasi Terminal,...
Revitalisasi Terminal, Kemenhub Ingin Angkutan Massal Terintegrasi
Hapus Monopoli Jasa...
Hapus Monopoli Jasa Kepelabuhanan, Ditjen Hubla Teken Perjanjian Konsesi dengan PT LIS
Kemenhub Blak-blakan,...
Kemenhub Blak-blakan, Penumpang Damri Anjlok Direbut Ojol
Persiapkan SDM Unggul,...
Persiapkan SDM Unggul, Kemenhub Kini Punya Program Studi Magister Terapan
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
1 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
1 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
2 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
2 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
2 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
3 jam yang lalu
Infografis
7 Tantangan Zohran Mamdani...
7 Tantangan Zohran Mamdani Memimpin Kota New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved