Sultan Minta Kawasan Pantai Selatan Gunungkidul Dialiri Listrik

Jum'at, 02 Desember 2016 - 21:08 WIB
Sultan Minta Kawasan...
Sultan Minta Kawasan Pantai Selatan Gunungkidul Dialiri Listrik
A A A
YOGYAKARTA - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyoroti lemahnya infrastruktur di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul. Sebab, pariwisata di sepanjang pantai Gunungkidul kini sudah berkembang pesat. Hal ini harus diikuti dengan pengembangan infrastruktur ke kawasan ini agar semakin menarik investor.

Orang nomor satu di Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat ini berharap agar segera ada aliran listrik di sepanjang kawasan Pantai Selatan Gunungkidul. Sebab listrik menjadi kebutuhan vital untuk menarik investor agar bersedia menanamkan modalnya. Tanpa listrik, investor akan berpikir ulang untuk mendirikan sebuah bangunan untuk menunjang pariwisata.

"Mau bangun hotel tentu akan berpikir beberapa kali, wong listriknya tidak ada. Karena itu, saya berharap agar listrik di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul segera diperhatikan," tandasnya, Jumat (2/12/2016).

Dengan adanya aliran listrik yang maksimal, lanjutnya, dengan sendirinya investor akan datang menanamkan modalnya dalam berbagai bentuk. Karena dengan listrik, pengusaha akan leluasa mengembangkan usahanya. Ia lantas meminta semua stakeholder yang berkaitan dengan listrik segera mengalokasikan program mereka ke kawasan Pantai Selatan Gunungkidul ini.

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi pemerintah setempat dalam menyambut segera dioperasionalkan jalur jalan lintas selatan-selatan (JJLS). Sebab, Sultan menargetkan JJLS tersebut segera rampung dan mulai beroperasi tahun 2019. JJLS ini akan menghubungkan semua pantai yang ada di selatan Yogyakarta, mulai dari Kulon Progo hingga Gunungkidul. "JJLS juga menghubungkan dengan bandara baru," terangnya.

Humas PT PLN Area Yogyakarta, Paulus Kardiman mengatakan, sebenarnya PLN telah merencanakan pembangunan jaringan menuju ke pantai selatan Gunungkidul. Hanya saja, dari sisi perhitungan keekonomian listrik, pihaknya belum akan merealisasikan dalam waktu dekat. Sebab, PLN juga harus mempertimbangkan besaran investasi yang akan dilakukan dan potensi pelanggan di kawasan tersebut.

"Kami itu membangun jaringan dan mengaliri listrik kalau ada pelanggan. Di kawasan Pantai Selatan Gunungkidul ini pelanggannya sedikit sekali," terangnya.

Sebenarnya, lanjut Kardiman, untuk meningkatkan ratio elektrifikasi atau menambah jumlah masyarakat yang menikmati listrik adalah menjadi tanggung jawab bersama. PLN tidak akan mampu membangun seluruh jaringan listrik ke semua daerah. Karena anggaran dari PLN sangat terbatas. Jika ada pembangunan jaringan, tentu harus masuk terlebih dahulu dalam Anggaran PLN (APLN) dengan memperhitungkan nilai keekonomiannya.

Untuk meningkatkan elektrifikasi, sebenarnya pemerintah daerah juga bisa mengalokasikan dananya baik dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ataupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN). Selama ini pihaknya banyak tertolong dengan alokasi APBN melalui listrik pedesaan (Lisdes) yang mampu menjangkau ke wilayah-wilayah marginal.

"Kimpraswil (Pemukiman dan Prasarana Wilayah) juga bisa mengalokasikan dananya untuk membangun jaringan di daerah yang sangat sulit terjangkau aliran listrik," terangnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bandara Apresiasi Konsumen...
Bandara Apresiasi Konsumen Setia, Mobil Listrik Jadi Hadiah Loyalitas
Tragis, Main Basket...
Tragis, Main Basket di Kampus Mahasiswa UNY Tewas Tersengat Listrik
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Libur Nataru, PLN Fokus...
Libur Nataru, PLN Fokus Perkuat SPKLU bagi Pengguna EV di Yogyakarta
Kia Luncurkan Mobil...
Kia Luncurkan Mobil Listrik EV3, Jakarta-Yogyakarta Cukup Sekali Cas
Kemenhub Sosialisasi...
Kemenhub Sosialisasi Aturan Kendaraan Motor Listrik di Kota Gudeg
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
3 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
3 Jenderal TNI Asli...
3 Jenderal TNI Asli Makassar Berkarier Moncer, Harumkan Sulawesi Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved